Inovasi Digital Sumedang Tembus Panggung ASEAN
FAJARNUSANTARA.COM– Kabupaten Sumedang kembali mencatatkan prestasi di tingkat internasional dengan menjadi delegasi Indonesia dalam ASEAN City Leaders Conference 2026 di Ha Noi, Vietnam, pada 7–10 Juni 2026. Kehadiran Sumedang dalam forum para pemimpin kota se-ASEAN itu menjadi pengakuan atas inovasi transformasi digital pemerintahan yang selama ini dikembangkan hingga ke tingkat desa.
Kabupaten Sumedang menjadi salah satu delegasi Indonesia yang tampil dalam ASEAN City Leaders Conference 2026. Forum tersebut mempertemukan para pemimpin daerah, akademisi, peneliti, organisasi non-pemerintah, serta berbagai pemangku kepentingan untuk bertukar pengalaman mengenai pengembangan smart city, transformasi digital, dan tata kelola pemerintahan yang berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang, Tuti Ruswati, mengatakan keikutsertaan Sumedang merupakan momentum strategis untuk memperkenalkan berbagai inovasi daerah sekaligus memperluas kerja sama dengan berbagai kota di kawasan ASEAN.
“Keikutsertaan Sumedang dalam ASEAN City Leaders Conference merupakan kehormatan sekaligus pengakuan atas kerja keras seluruh pihak dalam membangun tata kelola pemerintahan yang modern dan berbasis digital. Kami ingin berbagi pengalaman, sekaligus belajar dari berbagai kota dan daerah di kawasan ASEAN dalam mewujudkan pelayanan publik yang semakin berkualitas,” ujar Tuti.
Pengakuan internasional tersebut tidak lepas dari berbagai inovasi yang telah diterapkan Pemerintah Kabupaten Sumedang, terutama dalam transformasi digital pemerintahan, pengelolaan data, serta digitalisasi pelayanan publik melalui implementasi E-Office Desa dan platform layanan digital yang terintegrasi.
Menurut Tuti, transformasi digital yang dijalankan pemerintah daerah tidak hanya berorientasi pada penggunaan teknologi, tetapi juga memastikan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat hingga tingkat desa.
“Melalui digitalisasi pelayanan publik, kami berupaya menghadirkan layanan yang lebih cepat, mudah, transparan, dan akuntabel. Forum ini menjadi ruang kolaborasi untuk memperkaya wawasan dan membuka peluang kerja sama yang dapat mempercepat pembangunan daerah,” katanya.
Dalam konferensi tersebut, Sumedang akan memaparkan pengalaman membangun ekosistem pemerintahan digital yang terintegrasi, mulai dari tata kelola data, pelayanan publik berbasis teknologi, hingga digitalisasi administrasi pemerintahan desa yang kini menjadi salah satu praktik baik di Indonesia.
Prestasi tersebut dibangun melalui proses panjang. Sumedang tercatat sebagai salah satu daerah dengan nilai Indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) tertinggi secara nasional pada 2023.
Kabupaten ini juga masuk dalam daftar 10 kabupaten termaju di Indonesia berdasarkan penilaian Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), serta meraih berbagai penghargaan di bidang inovasi pelayanan publik dan transformasi digital.
Pemerintah Kabupaten Sumedang berharap partisipasi dalam ASEAN City Leaders Conference mampu memperluas jejaring kerja sama internasional, mempercepat pengembangan smart city, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.
Selain menjadi ajang berbagi praktik baik, forum tersebut dimanfaatkan untuk memperkenalkan berbagai potensi unggulan Sumedang kepada dunia internasional, mulai dari inovasi pemerintahan digital, peluang investasi, sektor pendidikan, budaya, hingga pembangunan daerah yang berkelanjutan.***







