Wabup Sumedang Minta MPP Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik Tanpa Tebang Pilih
FAJARNUSANTARA.COM – Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila menegaskan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan di Mal Pelayanan Publik (MPP) Sumedang saat melakukan inspeksi, Rabu, 10 Juni 2026. Ia meminta seluruh petugas memberikan pelayanan dengan prinsip senyum, sapa, salam, sopan, dan santun serta melayani masyarakat secara profesional tanpa diskriminasi.
Dalam kunjungannya, Wakil Bupati M. Fajar Aldila meninjau langsung sejumlah loket pelayanan dan berdialog dengan petugas mengenai pelaksanaan pelayanan kepada masyarakat. Ia menekankan bahwa aparatur sipil negara sebagai pelayan publik wajib memberikan pelayanan yang ramah dan penuh empati.
“Sebagai pelayan publik tidak boleh menjawab ketus, menjawab acuh tak acuh. Pelayanan harus melayani sepenuh hati. Tidak boleh tebang pilih,” kata Fajar.
Menurutnya, kualitas pelayanan di MPP menjadi wajah Pemerintah Kabupaten Sumedang di mata masyarakat. Karena itu, pelayanan harus tetap berjalan meski pegawai memasuki waktu istirahat dengan menerapkan sistem pergantian petugas.
“Apabila jam istirahat pegawainya saling bergantian. Biar melayani masyarakat itu harus segar. Ketika MPP gagal dalam citra pelayanan Pemda Sumedang akan tercoreng,” ujarnya.
Saat meninjau lokasi, Fajar menemukan salah satu loket pelayanan dalam kondisi kosong sebelum waktu istirahat. Kondisi tersebut dinilainya tidak boleh terjadi karena dapat menghambat pelayanan kepada masyarakat.
“Saya tanya kenapa loketnya kosong, katanya lagi istirahat. Padahal belum jam istirahat. Jadi petugas pelayanan harus siap di tempat. Mau ada atau tidak pemohon harus siap di tempat. Khususnya untuk pelayanan PU, BPBD, Perkim mereka pemegang perizinan. Harus siap di tempat,” tegasnya.
Selain mengevaluasi kedisiplinan petugas, Wakil Bupati juga meminta peningkatan kapasitas pelayanan administrasi kependudukan agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi lebih optimal. Ia mengusulkan penambahan kuota pelayanan harian di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
“Saya minta kuota Adminduk ditambah sampai 30. Per hari pelayanan Adminduk sampai 200 kuota saya minta tambah lagi,” katanya.***







