Wabup Sumedang Dorong Aisyiyah Perkuat Dakwah Kemanusiaan di Usia Ke-109
FAJARNUSANTARA.COM – Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila menegaskan pentingnya peran organisasi perempuan Islam dalam memperkuat dakwah kemanusiaan dan membangun generasi berkualitas. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Milad Aisyiyah ke-109 di Gedung Creative Center, Rabu, 10 Juni 2026.
Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila didampingi Wakil Ketua TP PKK Astria Dita Oktavia menghadiri peringatan Milad Aisyiyah ke-109. Dalam kesempatan tersebut, Fajar menyampaikan apresiasi terhadap kiprah Aisyiyah sebagai organisasi perempuan Islam yang konsisten bergerak di bidang dakwah, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat.
Fajar mengawali sambutannya dengan mengucapkan selamat ulang tahun kepada Aisyiyah yang telah memasuki usia lebih dari satu abad. Menurut dia, eksistensi organisasi tersebut telah memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan umat dan kemanusiaan.
“Semoga di usia yang melampaui satu abad ini Aisyiyah terus menjadi organisasi perempuan Islam yang kokoh dalam dakwah, kuat dalam pemberdayaan, dan luas manfaatnya bagi umat dan kemanusiaan,” kata Fajar.
Ia juga mengapresiasi tema Milad tahun ini, “Memperkokoh Dakwah Kemanusiaan untuk Mewujudkan Perdamaian”, yang dinilai relevan dengan tantangan zaman. Menurutnya, perkembangan teknologi digital menghadirkan tantangan baru dalam dakwah dan pendidikan masyarakat.
“Tema ini sangat relevan dengan kondisi saat ini. Karena di era sekarang tantangan dakwah dan pendidikan masyarakat tidak hanya datang dari dunia nyata, tetapi juga dari dunia digital,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Fajar menekankan bahwa perempuan memiliki posisi strategis dalam membangun peradaban bangsa. Keluarga yang kuat, menurut dia, akan melahirkan generasi yang berkualitas dan berkarakter.
“Dari rumah tangga yang kuat akan lahir generasi yang kuat, dan dari ibu yang hebat akan tumbuh anak-anak yang bermartabat. Kami sangat mengapresiasi gerakan Aisyiyah yang terus mendorong penguatan keluarga, pendidikan anak, kesehatan masyarakat, dan pemberdayaan umat,” katanya.
Fajar juga mengaku selalu terkesan dengan berbagai inovasi dan kreativitas yang dikembangkan Aisyiyah di berbagai daerah. Ia menilai organisasi tersebut berhasil mencetak perempuan-perempuan mandiri yang mampu menjawab tantangan zaman.
“Aisyiyah di seluruh Indonesia melahirkan perempuan-perempuan mandiri, tangguh, kuat, dan inovatif. Sosok seperti itu sangat dibutuhkan di era sekarang,” ucapnya.
Menutup sambutannya, Fajar berharap Milad ke-109 menjadi momentum bagi Aisyiyah untuk terus memperkuat perannya sebagai pelopor kemajuan perempuan dan penyebar nilai-nilai Islam yang membawa rahmat bagi seluruh alam.
“Semoga Aisyiyah terus menjadi pelita peradaban, menjadi penggerak perempuan berkemajuan, dan terus mengobarkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil alamin,” ujarnya.**







