
FAJARNUSANTARA.COM – Sebanyak 300 peserta dari berbagai daerah di Bandung Raya meramaikan Open Turnamen Bulutangkis Kapolsek Jatinangor Cup 1 yang digelar di GOR Desa Cikeruh, Kabupaten Sumedang. Turnamen ini menjadi ajang silaturahmi lintas wilayah sekaligus upaya mencari bibit atlet bulutangkis potensial.
Turnamen Bulutangkis Kapolsek Jatinangor Cup 1 resmi dibuka oleh Kapolsek Jatinangor, Kompol Rogers Thomas, pada Jumat malam, 10 Januari 2026, pukul 20.00 WIB.
Pembukaan disaksikan oleh Sekretaris Kecamatan Jatinangor Endang Rohmayudi yang mewakili Camat Jatinangor, Danramil Jatinangor Kapten Inf. Nanang Koswara, serta Kepala Desa Cikeruh Ii Jai.
Sebanyak 150 pasang atlet atau sekitar 300 peserta ambil bagian dalam turnamen ini. Mereka berasal dari Kecamatan Jatinangor, Tanjungsari, Cimanggung, Rancaekek, Cileunyi, hingga Kota Bandung dan Kabupaten Bandung.
Panitia membagi pertandingan ke dalam empat kategori ganda, yakni Kelas Remako 40 Tahun ke Atas, Kelas Lokal, Kelas D-, dan Kelas D+.
Kepala Desa Cikeruh Ii Jai menyebut ajang ini sebagai peristiwa bersejarah bagi wilayahnya. Selasa 13 Januari 2026.
“Kami sangat bersyukur karena Open Turnamen Bulutangkis Kapolsek Jatinangor Cup 1 digelar di Desa Cikeruh. Ini baru pertama kalinya turnamen bulutangkis skala terbuka digelar di Kecamatan Jatinangor,” kata Ii Jai dalam sambutannya.
Ia menilai keberanian Kapolsek Jatinangor membuka turnamen terbuka menjadi momentum kebangkitan olahraga bulutangkis di daerah.
“Ini sangat luar biasa. Semoga ke depan kegiatan seperti ini bisa berkelanjutan dan berjalan lancar serta sukses,” ujarnya.
Camat Jatinangor Herman Suwandi melalui Sekcam Endang Rohmayudi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Kami mohon maaf karena Pak Camat tidak bisa hadir karena ada kepentingan mendadak. Namun kami sangat mengapresiasi inisiatif Kapolsek Jatinangor. Ini bisa menjadi langkah awal perkembangan bulutangkis di Jatinangor agar semakin maju,” kata Endang.
Kapolsek Jatinangor Kompol Rogers Thomas menegaskan bahwa turnamen ini tidak semata-mata berorientasi pada kompetisi.
“Kegiatan ini bukan hanya pertandingan, tetapi juga ajang silaturahmi dari berbagai kalangan,” ujar Rogers.
Menurutnya, antusiasme peserta menunjukkan besarnya minat masyarakat terhadap olahraga bulutangkis.
“Pesertanya datang dari berbagai wilayah, bahkan hingga Kota Bandung dan Kabupaten Bandung. Kebersamaan ini menjadi pemersatu bagi kita semua,” katanya.
Rogers berharap kegiatan tersebut dapat berkelanjutan.
“Semoga tidak berhenti sampai di sini. Kita junjung tinggi sportivitas dalam turnamen ini. Kelancaran dan kesuksesan kegiatan bergantung pada kita semua,” ujarnya seraya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan acara.
Open Turnamen Bulutangkis Kapolsek Jatinangor Cup 1 Tahun 2026 digelar untuk mempererat tali silaturahmi antara Polsek Jatinangor dan masyarakat, sekaligus menjadi wadah penjaringan atlet bulutangkis berbakat di tingkat regional.**







