DaerahPeristiwa

Jalan di Sumedang Ambles, Akses Antara Kecamatan Conggeang-Ujungjaya Putus

FAJARNUSANTARA.COM, SUMEDANG – Tak hanya merendam 11 desa di dua kecamatan yang ada di Kabupaten Sumedang Provinsi Jawa Barat. Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi sejak Minggu (7/2/2021) pagi hingga malam, juga menyebabkan sejumlah titik kawasan mengalami ambles hingga longsor.

Salahsatunya terjadi di Blok Enjang Desa Cacaban Kecamatan Conggeang. Kejadian itu diperkirakan terjadi pada malam hari, sampai memutus Jalan Raya Conggeang-Ujungjaya. Akibatnya, baik itu kendaraan roda dua maupun roda empat, tidak bisa melintas di akses pemersatu antar kecamatan yang berstatus jalan kabupaten.

Baca Juga :  Tanah Amblas, Dua Warung di Cigendel Tergerus, Kerugian Capai 100 Juta

Camat Conggeang, Bambang Kustiantoro menyebutkan, kedalaman amblesnya jalan itu kurang lebih mencapai 1,3 meter dengan panjang 15 meter. Sejak malam hingga siang tadi, akses bagi warga yang akan melintas, pun ditutup.

“Sampai menunggu secara teknis dari PUPR, bagaimana penanganan darurat untuk jalan ini. Jalan ini jalan utama untuk aktivitas masyarakat, agar dapat digunakan kembali,” katanya kepada Fajarnusantara di lokasi kejadian, Senin (8/2/2021).

Baca Juga :  Bupati Ajak Para Kepala Desa Untuk Membuat Perubahan

Untuk sementara ini, pihaknya pun menutup akses jalan dari kedua arah (dari Conggeang menuju Ujungjaya dan sebaliknya) agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

“Melihat kondisi di lapangan masih ada pergerakan tanah, jadi kita tutup dari kedua arah. Kita harapkan masyarakat untuk bisa mengambil jalan alternatif yang lain,” tuturnya.

Baca Juga :  Sumedang Juara ke-6 Pada MTQ ke-37 Tingkat Provinsi Jawa Barat

Di tempat sama, Kapolsek Conggeang, Iptu Adang Sobari menambahkan, amblssnya jalan terjadi di akses vital bagi masyarakat. Dan karena ditutup sementara, pihaknya mengimbau masyarakat yang akan melintas untuk menggunakan jalan lain.

“Bisa menuju Desa Ungkal atau pun Desa Padaasih, maupun melalui Tomo ke Paseh. Untuk sementara begitu, selagi kita melihat perkembangan dan hasil tijauan dari dinas terkait,” sebutnya. (red)

Selengkapnya
Back to top button