Nasional

Rizieq Ditahan, Massa Padati Kawasan Jalan KS Tubun Petamburan

FAJARNUSANTARA.COM, JAKARTA – Pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq, resmi ditahan Polda Metro Jaya, Minggu (13/12) dini hari. Penahanan itu dilakukan setelah Rizieq menjalani pemeriksaan karena menjadi tersangka dalam kasus kerumunan di Petamburan, Jakarta Pusat.

Mengutip dari Detik.com, setelah adanya putusan penahanan pimpinan FPI itu, terpantau ada massa yang mulai memadati sekitar kediaman Rizieq. Dini hari tadi, massa itu terlihat berkumpul di sekitar Jalan KS Tubun, Petamburan, Jakarta Pusat dan terlihat menutup ruas Jalan KS Tubun.

Baca Juga :  Tegas, PKS Menolak Kenaikan Harga BBM Karena Masih Proses Pemulihan Dampak Covid-19

Bahkan ada seseorang yang mengunakan toa, meminta agar massa agar tak menutup jalan. Namun sempat terpantau, massa tetap memadati ruas Jalan KS Tubun

Sementara itu, Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Argo Yuwono mengatakan, pentolan FPI itu ditahan di Rumah Tahanan Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya. Langkah ini diambil, agar tersangka tidak melarikan diri hingga menghilangkan barang bukti.

Baca Juga :  Seorang Warga Tanjungsari Meninggal Dunia Dengan Postif Covid-19, Masyarakat Diminta Jaga Prokes

“Agar enggak lari, sehingga tidak juga sampai menghilangkan barang bukti dan tidak mengulangi perbuatan,” ujarnya di Mapolda Metro Jaya, seperti dikutip dari Okezone.com.

Disebutkan Irjen Argo, Rizieq akan ditahan selama 20 hari pertama di Rumah Tahanan Polda Metro Jaya. Dan disebutkan juga, sebelum ditahan dan menjalani pemeriksaan, Rizieq dicecar sebanyak 84 pertanyaan oleh penyidik.

Baca Juga :  Seorang Warga Tanjungsari Meninggal Dunia Dengan Postif Covid-19, Masyarakat Diminta Jaga Prokes

“Pemeriksaan penyidik memberikan 84 pertanyaan kepada tersangka MRS,” tandasnya.

Sebelumnya, Rizieq menjalani pemeriksaan sebagai tersangka pada Sabtu (12/12) kemarin mulai pukul 10.24 WIB. Pemeriksaan itu berakhir Minggu (13/12) dini hari pukul 00.28 WIB. Nampak pimpinan FPI itu mengenakan borgol dan memakai rompi tahanan. (**)

Selengkapnya

Redaksi Fajar Nusantara

Fajar Nusantara merupakan media online yang terbit sejak tanggal 17 April 2020 di bawah naungan badan hukum PT. Cyber Media Utama (CMU). PT. CMU telah memiliki badan hukum resmi tercatat di Negara dan memiliki ijin berusaha sebagaimana mestinya sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
Back to top button