Daerah

Pemkab Sumedang dan Fakultas Peternakan Unpad Siap Bangun Peternakan Modern

FAJARNUSANTARA.COM, SUMEDANG – Tahun ini, Pemkab Sumedang Provinsi Jawa Barat akan membangun peternakan modern melalui digitalisasi pusat informasi pasar ternak. Pembangunan peternakan modern itu, akan dilakukan dengan bekerjasama dengan Fakultas Peternakan Unpad.

Dikatakan Dekan Fakultas Peternakan Unpad, Dr. Rahmat Hidayat, S.Pt, M.Si dalam kunjungannya ke Gedung Negara Sumedang menyampaikan, aplikasi ini, semua informasi pasar ternak akan terhubung  by name by address. Bahkan dengan peternakan modern itu, dapat dihimpun juga berapa jumlah ternak yang akan dipasarkan, lokasi, nomor kontak, jumlah dan bobot badan.

Baca Juga :  Unpad Jalin Kerjasama Dengan Pemkab Garut

“Jadi para pembeli tinggal membuka aplikasi. Tentu ini akan memudahkan bagi pembeli,” ujar Rahmat saat bersilaturahmi dengan Bupati H Dony Ahmad, Kamis (18/3/2021) kemarin seperti dilansir dari laman resmi Pemkab Sumedang.

Pihak Unpad, kata dia, menawarkan bantuan dan kerjasama dalam bidang SDM dan pengembangan peternakan di Kabupaten Sumedang. Unpad siap juga membantu dalam peningkatan produktivitas dan kualitas produk ternak. Sehingga diharapkan, akan mampu memenuhi kebutuhan pasar yang ada kota Tahu ini.

Baca Juga :  Program Sekopi Cinta Digalakan, Tidak Semua Kelompok Tani Berhak Mendapatkannya

Atas rencana itu, Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir menyambut baik dan merespon positif tawaran kerjasama yang diberikan Fakultas Peternakan UNPAD. Bantuan dan tawaran kerjasama itu, kata bupati, akan ditindaklanjuti Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Sumedang dengan segera membuat percontohan dan rencana aksinya. Baik produksi untuk ternak langsung maupun pengolahan kotoran hewan (kohe).

Baca Juga :  Vendor Wedding Kekurangan Tenaga Kerja, ASPEDI Dorong Pemkab Sumedang Adakan Pelatihan

“Saya minta beberapa percontohan dan rencana aksi antara Fapet dengan Pemda. Bisa untuk produksi ternak langsung, bahkan akan ada pengolahan untuk kotoran ternak untuk dijadikan bio gas, nanti akan kita follow up,” tukasnya. (**)

Selengkapnya
Back to top button