DaerahKomunitasPemerintahan

Konpiwil IPM Jawa Barat, Evaluasi dan Kreativitas Mandiri

FAJARNUSANTARA.COM- Konferensi Pimpinan Wilayah (Konpiwil) Tahun 2024 Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Jawa Barat resmi digelar di Aula Tampomas Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS) pada Jumat (14/6/2024).

Acara ini menjadi ajang rutin di tingkat wilayah dengan tema ‘Kreativitas Inklusif, Mandiri dan Berkemajuan’.

Pj. Sekda Sumedang, Tuti, memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan Konpiwil IPM. Menurutnya, kegiatan ini sangat strategis sebagai wadah pembinaan generasi muda.

“Konpiwil IPM ini memberikan kontribusi yang positif terhadap pembangunan karakter para pemuda bangsa khususnya sebagai upaya menyiapkan kader-kader yang berkualitas di masa depan,” ujarnya.

Baca Juga :  Konser J-Rocks, Sukses Meriahkan HJS ke-446 dan Kampanye Anti Rokok Ilegal

Tuti menekankan pentingnya keseimbangan antara wawasan keislaman dengan kemasyarakatan dalam organisasi. Kedua instrumen tersebut dianggap sangat strategis dalam pembangunan.

“Keduanya merupakan instrumen yang sangat penting dalam gerakan keutuhan wawasan ilmiah agar organisasi mampu memainkan peranannya secara maksimal dalam pembangunan,” kata Tuti.

Ia juga mengapresiasi tema Konpiwil kali ini yang dianggap sejalan dengan era pendidikan abad ini, yang mengutamakan tiga komponen utama: pembangunan akhlak, kompetensi, dan literasi.

Baca Juga :  Yudia Ramli Percepat Pengisian 24 Jabatan Kosong di Sumedang

“Saya kira dalam Konferensi ini ketiga komponen utama ini ada di dalamnya,” ungkapnya.

Ketua Pelaksana Konpiwil, Ikmawan Ade Ahmad Fauzi, menyampaikan bahwa Konpiwil ini bertujuan sebagai sarana evaluasi terhadap kinerja yang telah dilaksanakan oleh IPM Jabar.

“Konpiwil dilaksanakan selama tiga hari, satu hari secara online dan dua hari secara tatap muka. Setelah ini kami akan melaksanakan konferensi di Islamic Center,” jelasnya.

Ade juga menekankan pentingnya tema Konpiwil kali ini, yang bertujuan agar para kader IPM mempunyai kreativitas yang inklusif dan tidak terpatok pada satu aspek saja untuk berkembang.

Baca Juga :  Pemkab Sumedang dan Baznas Fokus Tuntaskan Kemiskinan Ekstrem 2024

“Arti tema kreativitas inklusif ini agar bisa lebih merangkul secara bersama-sama sehingga bisa membangun organisasi mandiri dan tidak terpengaruh oleh pihak luar,” ujarnya.

Ia menambahkan, karakter IPM yang mengedepankan nilai ketauhidan dan pemikiran visioner menjadi landasan dalam membangun tema Konpiwil.

“Kami membangun tema dengan kreativitas inklusif, membangun organisasi yang mandiri dan berkemajuan,” tutupnya.**

Enceng Syarif Hidayat

Enceng Syarif Hidayat adalah seorang jurnalis yang aktif liputan di Sumedang, Jawa Barat. Enceng mengawali karirnya di dunia jurnalistik dimedia lokal online Sumedang. Liputan utamanya di wilayah Barat Sumedang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button