Desa Hegarmanah Latih Perwakilan RW agar Siap Melakukan Pemulasaraan Jenazah
FAJARNUSANTARA.COM– Pemerintah Desa Hegarmanah, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, menggelar pelatihan pemulasaraan jenazah di Aula Desa Hegarmanah. Jumat 5 November 2026.
Kegiatan ini melibatkan dua orang perwakilan dari setiap Rukun Warga (RW) sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam memberikan pelayanan sosial keagamaan ketika ada warga yang meninggal dunia.
Kepala Desa Hegarmanah, Didi Sukandi, mengatakan pelatihan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah desa terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam penanganan jenazah ketika tokoh agama atau ustaz yang biasa menjalankan tugas tersebut berhalangan hadir.
Menurut Didi, keterampilan pemulasaraan jenazah perlu dimiliki masyarakat agar pelayanan terhadap warga yang meninggal tidak bergantung sepenuhnya kepada satu atau dua orang yang biasa melaksanakannya.
“Ini merupakan langkah nyata pemerintah desa dalam menunjukkan kepedulian terhadap kegiatan sosial masyarakat. Ketika ada warga yang meninggal, setidaknya masyarakat sudah memiliki perwakilan yang bisa membantu apabila ustaz berhalangan hadir,” kata Didi.
Ia menjelaskan, pemerintah desa sengaja mengundang dua orang dari setiap RW agar mereka dapat menjadi tenaga perwakilan yang siap membantu masyarakat dalam kondisi darurat.
“Makanya kami mengundang dua orang perwakilan dari setiap RW. Jadi, ketika tidak ada orang yang biasa melakukan pemulasaraan jenazah, mereka sudah siap. Insyaallah kegiatan ini akan terus kami laksanakan dan dalam setahun ke depan akan kembali diadakan,” ujarnya.
Dalam pelatihan tersebut, Pemerintah Desa Hegarmanah menghadirkan empat narasumber dari Kantor Urusan Agama (KUA), yakni H. Rahmat, Abdul Halim, Wahyu, dan Asep Kawakib.
Melalui kegiatan ini, pemerintah desa berharap para peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga memiliki kesiapan untuk membantu warga ketika menghadapi situasi yang membutuhkan pelayanan pemulasaraan jenazah.
Didi berharap keterampilan yang diperoleh peserta dapat diterapkan di lingkungan masing-masing sehingga masyarakat Desa Hegarmanah lebih siap menghadapi berbagai kondisi, termasuk kejadian mendadak ketika ada warga yang meninggal dunia.
“Semoga dengan kegiatan ini masyarakat Desa Hegarmanah selalu siap dalam setiap kondisi. Yang terpenting, warga sudah memiliki kesiapan ketika menghadapi hal-hal yang mendadak,” tutur Didi.
Pelatihan tersebut diharapkan menjadi bagian dari penguatan kepedulian sosial dan kebersamaan antarwarga di lingkungan Desa Hegarmanah.**







