FAJARNUSANTARA.COM— Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Jalan Raya Bandung-Sumedang, tepatnya di Dusun Manco, Desa Gudang, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, berhasil digagalkan Babinsa Koramil 1004/Tanjungsari bersama warga dan petugas Siskamling pada Rabu dini hari, 4 November 2026.
Dalam kejadian tersebut, dua orang terduga pelaku melarikan diri setelah kepergok warga dan Babinsa saat membawa sepeda motor Yamaha RX King hitam. Pelaku meninggalkan kendaraan tersebut di pinggir jalan depan SMPN 1 Tanjungsari karena panik saat dikejar.
Peristiwa bermula sekitar pukul 01.00 WIB ketika Babinsa Jatisari, Sertu Nanang Rohyana, yang bertugas sebagai Bintara Jaga Koramil 1004/Tanjungsari, melaksanakan patroli malam dan mengecek sejumlah pos Siskamling.
Sekitar pukul 01.30 WIB, saat mengecek Pos Siskamling Dusun Manco, Sertu Nanang menerima laporan warga mengenai dua orang tidak dikenal yang mencurigakan. Seorang di antaranya mengendarai sepeda motor matic, sedangkan rekannya mendorong Yamaha RX King dalam kondisi mesin mati.
Mendapat laporan tersebut, Sertu Nanang bersama warga langsung mendatangi lokasi untuk memastikan situasi. Mereka kemudian mendapati kedua orang tersebut sedang mendorong motor RX King menuju jalan utama.
Namun, ketika Babinsa menegur dari kejauhan, kedua orang itu justru melarikan diri melalui Jalan Raya Bandung-Sumedang. Saat dikejar, mereka meninggalkan motor RX King di depan SMPN 1 Tanjungsari, kemudian kabur menggunakan sepeda motor matic ke arah Bandung.
Sekitar pukul 02.00 WIB, petugas memeriksa kendaraan yang ditinggalkan. Hasil pemeriksaan menunjukkan lubang kunci kontak Yamaha RX King bernomor polisi B 3418 KI mengalami kerusakan akibat diduga dibobol paksa.
Perwira Jaga Koramil 1004/Tanjungsari, Peltu Eman Suryaman, kemudian menginstruksikan jajarannya menyebarluaskan informasi penemuan kendaraan tersebut agar pemiliknya segera diketahui.
Upaya itu membuahkan hasil. Sekitar pukul 06.00 WIB, seorang warga Dusun Manco bernama Aep Saepudin mendatangi Makoramil 1004/Tanjungsari. Ia membawa BPKB dan STNK sebagai bukti kepemilikan kendaraan.
Aep mengaku baru mengetahui sepeda motornya hilang saat menjelang subuh. Ia kemudian melihat informasi pengamanan kendaraan yang beredar di media sosial dan mendatangi Koramil untuk memastikan identitas motornya.
Setelah aparat melakukan koordinasi dengan kepolisian setempat dan memastikan kepemilikannya, sepeda motor tersebut akhirnya diserahkan kembali kepada Aep.
Peristiwa ini menunjukkan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan melalui kegiatan Siskamling. Respons cepat Babinsa bersama warga juga membantu mencegah kendaraan tersebut dibawa kabur oleh pelaku.
Sinergi aparat teritorial dan masyarakat diharapkan terus terjaga untuk mengantisipasi tindak kriminalitas serta menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di wilayah Kecamatan Tanjungsari.***







