FAJARNUSANTARA.COM— Karang Taruna Desa Cintamulya, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, untuk pertama kalinya menggelar Temu Karya sebagai forum musyawarah organisasi. Dalam forum tersebut, Ahmad Safari terpilih sebagai Ketua Karang Taruna Desa Cintamulya masa bakti 2026–2031.
Temu Karya berlangsung di Aula Desa Cintamulya, Jumat, 30 Oktober 2026. Sebanyak 28 pemilik hak suara mengikuti proses pemilihan ketua melalui pemungutan suara rahasia menggunakan Google Form.
Ahmad Safari memperoleh 17 suara, disusul Dindin Darmajaya dengan 7 suara dan Syaeful Bahrudin, S.Pd. dengan 4 suara. Hasil tersebut kemudian menetapkan Ahmad Safari sebagai Ketua Karang Taruna Desa Cintamulya masa bakti 2026–2031 melalui Keputusan Musyawarah Temu Karya Nomor 03/TKKTD/KTD-CTM/X/2026.
Ketua Pelaksana Temu Karya, Palah Suwandi, mengatakan forum tersebut tidak sekadar menjadi ajang pergantian kepemimpinan. Menurut dia, Temu Karya menjadi momentum untuk menentukan arah organisasi sekaligus memperkuat kolaborasi antarpemuda di Desa Cintamulya.
“Temu Karya ini bukan hanya tentang pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi momentum untuk menentukan arah organisasi ke depan,” kata Palah. Minggu 1 November 2026.
Ia berharap seluruh proses musyawarah dapat berlangsung dengan menjunjung nilai demokrasi dan kedewasaan dalam berorganisasi.
“Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan menjunjung tinggi nilai demokrasi, kedewasaan dalam berorganisasi, serta tetap menjaga persatuan dan kekeluargaan, apa pun hasil yang ditetapkan dalam forum,” ujarnya.
Temu Karya mengusung tema “Bersatu, Berkarya, Bersama Membangun Desa Cintamulya!”.
Forum tersebut mempertemukan para pemuda dari berbagai unit Karang Taruna di Desa Cintamulya untuk menyampaikan gagasan sekaligus menentukan kepemimpinan organisasi.
Sidang dipimpin presidium yang mendapat mandat dari Karang Taruna Kecamatan Jatinangor. Presidium terdiri atas Rifki Jauhari sebagai Presidium I, M. Utari, S.Pd. sebagai Presidium II, dan Danix P. sebagai Presidium III.
Persidangan membahas agenda dan tata tertib, laporan pertanggungjawaban kepengurusan sebelumnya, serta penyampaian visi dan misi para calon ketua.
Kepala Desa Cintamulya Bina Ferdiansyah mengatakan Temu Karya harus menjadi ruang bagi para calon untuk berkompetisi melalui gagasan secara sehat. Ia juga meminta seluruh peserta tetap menjaga persatuan meski memiliki pilihan yang berbeda.
Bina berharap kepengurusan baru dapat meningkatkan aktivitas organisasi dan memperkuat sinergi dengan pemerintah desa serta unsur masyarakat.
“Harapannya, kepengurusan Karang Taruna yang baru semakin aktif, kreatif, dan solid, serta mampu membangun sinergi dengan pemerintah desa dan masyarakat dalam mendukung pembangunan desa,” kata Bina.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Karang Taruna Kabupaten Sumedang Heti Andorina, S.Sos., M.M., Kepala Desa Cintamulya Bina Ferdiansyah, Ketua BPD Idan Wahyudin beserta jajaran, Bhabinkamtibmas Aiptu Budi Lukman, Babinsa Serma Riad Empep, perwakilan Kecamatan Jatinangor, unsur lembaga kemasyarakatan desa, serta delegasi dari masing-masing unit Karang Taruna.
Untuk pertama kalinya digelar, Temu Karya tersebut menjadi langkah awal penguatan tata kelola organisasi Karang Taruna Desa Cintamulya.
Kepengurusan baru diharapkan mampu menjaga kebersamaan dan menerjemahkan gagasan pemuda melalui kegiatan yang memberi manfaat bagi masyarakat serta pembangunan desa.***







