Bupati Sumedang Dony: PNS Berprestasi, Ini Baru Permulaan Gelorakan Kebaikan
FAJARNUSANTARA.COM- Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir mengingatkan kembali nilai luhur pengabdian aparatur sipil negara (ASN) dalam melayani masyarakat. Ia menegaskan bahwa pelayanan publik bukan sekadar kewajiban, melainkan kehormatan yang patut dijalani dengan hati, pikiran, dan semangat.
“Jangan pernah anggap melayani sebagai beban. Tapi anggap sebagai ibadah, sebagai kehormatan,” kata Dony saat memberikan arahan dalam Penganugerahan PNS Berprestasi Kabupaten Sumedang Tahun 2025 di Gedung Negara, Kamis, 3 Juli 2025.
Dalam kegiatan tersebut, puluhan ASN menerima penghargaan atas dedikasi dan kinerja mereka selama ini. Bupati Dony menyampaikan bahwa ASN tidak cukup hanya menjadi pelaksana administrasi, tetapi harus tampil sebagai agen perubahan yang inovatif dan solutif di tengah dinamika zaman.
“Kita hidup di zaman disrupsi, perubahan begitu cepat. ASN harus adaptif, open mind, open heart, dan open will. Jangan hanya menunggu perintah, tapi harus bisa menjadi pemecah masalah,” ujarnya.
Dony juga menekankan pentingnya internalisasi nilai dasar ASN, yakni BerAKHLAK: Berorientasi pada pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif. Menurutnya, nilai-nilai tersebut adalah kompas moral sekaligus standar profesional bagi seluruh ASN.
“Kalau kita mencintai pekerjaan dan masyarakat, maka kita akan melayani dengan tulus. Bukan karena kewajiban, tapi karena panggilan jiwa,” ucapnya.
Bagi ASN yang mendapat penghargaan, Dony berpesan agar tidak terlena dengan prestasi, melainkan menjadikannya sebagai amanah untuk menjadi teladan dan penggerak perubahan positif.
“Saya yakin, Anda semua yang terpilih hari ini bukan karena kebetulan. Tapi karena integritas, kerja keras, dan inovasi. Jadikan prestasi ini sebagai pemantik semangat untuk terus menjadi lebih baik dan menginspirasi ASN lainnya,” tambah Dony.
Mengakhiri sambutannya, Bupati mengajak seluruh ASN Sumedang untuk terus berkontribusi dalam membangun daerah menuju cita-cita nasional.
“Jangan sia-siakan kepercayaan ini. Mari kita ukir sejarah pengabdian dengan tinta emas. Jadikan Sumedang sebagai daerah yang simpati, tangguh, dan unggul menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.**







