Terjebak Banjir Bandang Citengah, 18 Orang Wisatawan Berhasil Diselamatkan

Akibat curah hujan yang cukup tinggi dan berlangsung cukup lama untuk daerah Sumedang Selatan pada Hari Rabu Sore 4/5), mengakibatkan air dari hulu sungai Cihonje tidak terbendung hingga masuk ke rumah warga dan kawasan wisata yang berada sepadan sungai.
Menurut data dari BPBD Sumedang yang di upload melalui akun Facebooknya, air meluap masuk ke rumah warga Blok Tajur Desa Cipancar, ada 13 unit rumah (15 KK 40 Jiwa) yang terendam, sementara 18 orang terjebak di Vila Blok Tajur.
Hari itu juga, Tim SAR Gabungan melakukan evakuasi 18 orang yang terjebak banjir, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang, Herman Suryatman, selaku Ex Officio BPBD Kabupaten Sumedang turut ikut mengevakuasi korban terjebak.
“Barusan saya kroscek, ada 18 warga divila disebrang, yang sudah kita selamatkan dengan proses evakuasi dramatik yang luar biasa dan ini hasil kerjasama dari Kodim, Polres, BPBD dan Basarnas,” kata Sekda Sumedang saat meninjau langsung lokasi bencana.
Kata Sekda, 18 orang wisatawan yang terjebak banjir secara fisik semua sehat tapi mungkin secara psikis ada yang shock. Untuk itu pihaknya sudah menyiapkan petugas untuk melakukan trauma hiling kepada para korban.
Sementara itu, masih dari data BPBD Sumedang, ada 5 orang di wilayah Dusun Paseur Desa Baginda yang berhasil di evakuasi petugas untuk pulang kerumahnya. Sedangkan untuk 1 orang korban yang hanyut akan dilakukan pencarian kembali pagi ini jam 07.00 WIB.
Sementara di wilayah dusun peusar, desa baginda telah mengevakuasi 5 orang terjebak banjir untuk pulang ke rumahnya dan Untuk 1 Orang Korban hanyut akan di lakukan pencarian besok pagi mulai pukul 07.00 WIB







