Tanggap Darurat, Pejabat Garut Menuju Lokasi Bencana, Masyarakat Diminta Tetap Tenang

FAJARNUSANTARA.COM – Gempa dengan kedalaman 10 KM berasa di laut 151 km Barat daya berkekuatan 6.5 Magnetudo guncang Kabupaten Garut, pukul 23.29.wib mengakibatkan puluhan rumah rusak dan sejumlah warga yang terdampak luka-luka.
Akibat dari Guncangan Gempa terssebut tterasa di beberapa wilayah Kabupaten Garut, namun berdasarkan informasi juga terasa di Jakarta, Bandung, dan wilayah lain di Jawa Barat.
Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), data sementara hasil assessment hingga pukul 11.55.wib dampak pasca gempa ada 67 rumah yang rusak tersebar di 20 Kecamatan, 27 Desa dan 4 Kelurahan.
“Selain itu 4 unit infrastruktur, di antaranya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pameungpeuk, ada 6 orang mengalami luka-luka,” ujarnya.
Ia menuturkan, dua orang mengalami luka ringan dirawat di RSU Pamengpeuk, Satu orang warga Cisompet kecamatan Singajaya dan dua orang warga Pameungpeuk.
“Mesklpun gempa ini tidak berpotensi tsunami, warga diingatkan untuk tetap waspada dan selalu berhati-hati, pantau terus informasi terkini,” tandasnya.
Penjabat Bupati Garut, Barnas Adjidin, bersama Wakapolres dan rombongan menuju Posko Bencana Cisompet dan dan sekitarnya, sedangkan Sekretaris Daerah (Sekda) Nurdin Yana, menuju posko dan lokasi kejadian di Kecamata Cilawu, Garut Kota dan sekitarnya.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Garut mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan waspada bilamana terjadi gempa susulan.
Selain itu pihaknya menghimbau warga senantiasa berhati-hati dalam mem-posting foto, audio dan video kejadian ini. Sebaiknya menyimak arahan fan informasi dari pemerintah daerah.(smbs).







