DaerahPeristiwa

Si Melon Meledak di Tasikmalaya, Tiga Korban Alami Luka Bakar

FAJARNUSANTARA.COM, TASIKMALAYA – Gas tiga kilogram, bocor hingga meledak di Kelurahan Sukamaju Kidul Kecamatan Indihiang Kota Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat pada Kamis (24/12) kemarin. Akibat musibah itu, tiga warga mengalami luka bakar.

Selain itu, isi rumah bagian dapur juga terbakar. Api pun baru dapat padam setelah warga sekitar bersama-sama memadamkannya.

“Iya ada tiga korban luka bakar sampai dibawa ke rumah sakit,” kata Kepala Polsek Indihiang Polresta Tasikmalaya, Kompol Didik Rohim Hadi, Jumat (25/12) seperti dikutip dari Kompas.com.

Baca Juga :  Satu Ruang Kelas SMPN 2 Situraja Hangus Terbakar

Disebutkan kapolsek, korban luka bakar merupakan Eman, Tutuy dan Joni. Ketiganya masih satu keluarga. Dan hingga tadi, para korban masih mendapat perawatan intensif di rumah sakit.

Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Tasikmalaya, Muhammad Yusuf, meninjau lokasi kebakaran pada Jumat pagi tadi. Dirinya sempat melihat kondisi dapur yang menjadi sumber utama gas tiga kilogram atau yang sering disebut ‘si melon’ itu bocor hingga apinya menyambar korban.

Baca Juga :  Seorang Pemancing Terseret Arus Sungai Cikanyere, Tim Rescue Pos SAR Tasikmalaya Lakukan Pencarian

“Mendengar kejadian ini tadi malam. Saya mengkondisikan hari ini menengok bersama Sekdis Dinsos Kota Tasikmalaya. Saya belum bisa nengok langsung para korban di rumah sakit, karena situasi Covid saat ini,” jelasnya.

Baca Juga :  Seorang Pemancing Terseret Arus Sungai Cikanyere, Tim Rescue Pos SAR Tasikmalaya Lakukan Pencarian

Dari informasi yang didapat Yusuf, si melon itu meledak akibat api tidak langsung dimatikan saat diketahui terjadi kebocoran. Mendengar kejadian itu, Yusuf pun meminta warganya berhati-hati dan tidak menggoyangkan tabung gas yang bocor dengan api sedang menyala. (**)

Selengkapnya

Redaksi Fajar Nusantara

Fajar Nusantara merupakan media online yang terbit sejak tanggal 17 April 2020 di bawah naungan badan hukum PT. Cyber Media Utama (CMU). PT. CMU telah memiliki badan hukum resmi tercatat di Negara dan memiliki ijin berusaha sebagaimana mestinya sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
Back to top button