HukumNasionalPemerintahan

Sempat Mangkir Dua Kali, Anak Raja Dangdut Ini Dipanggil Lagi KPK

FAJARNUSANTARA.COM, JAKARTA – Anak Raja Dangdut Rhoma Irama, Rommy Syahrial, kembali dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pemanggilan itu dilakukan KPK, dalam agenda pemeriksaan Rommy, sebagai saksi dari kasus dugaan suap pekerjaan infrastruktur di bawah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang ada di Kota Banjar Provinsi Jawa Barat.

Dalam panggilan ini, KPK melakukan penjadwalan ulang untuk pemeriksaan Rommy Syahrial. Sebab, Rommy pernah mangkir dari pemeriksaan yang dijadwalkan KPK. Dari pengakuannya, Rommy mengaku terlambat mengetahui ada surat panggilan untuk pemeriksaan.

Baca Juga :  Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Sumedang Sentil Dugaan Kasus Tindak Pidana Korupsi Jalan

“Panggil ulang sebagai saksi dalam perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi PUPR kota Banjar,” kata Plt Juru Bicara Penindakan KPK, Ali Fikri, Senin (15/2/2021) seperti dikutip dari JPNN.com.

Seperti diketahui, sebelumnya penyidik dari KPK telah memanggil Rommy sebanyak dua kali. Dalam pemanggilan pertama dan kedua, Rommy tidak memenuhi panggilan itu.

Baca Juga :  Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Sumedang Sentil Dugaan Kasus Tindak Pidana Korupsi Jalan

Rommy, berdalih terlambat mengetahui adanya surat pemanggilan dari penyidik KPK untuk dirinya. Rommy juga menyebutkan, ejaan nama dalam surat undangan, tidak tepat. Dirinya urung untuk hadir. Dalam dua kali surat yang dilayangkan, nama Rommy ditulis “Romy”. Padahal, nama dia seharusnya ditulis “Rommy”.

Baca Juga :  Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Sumedang Sentil Dugaan Kasus Tindak Pidana Korupsi Jalan

Rommy bersama kuasa hukumnya, telah mengklarifikasi hal tersebut. Rommy juga membantah terlibat dalam kasus dugaan suap terkait proyek insfrastruktur di Kota Banjar.

“Saya enggak main proyek-proyekan. Nah, kalau mau belajar kuda ke saya. Jadi enggak main proyek saya,” kata dia saat menyambangi Gedung Merah Putih KPK bersama kuasa hukumnya Alamsyah Hanafiah pada Senin (18/1/2021) lalu. (**)

Selengkapnya

Redaksi Fajar Nusantara

Fajar Nusantara merupakan media online yang terbit sejak tanggal 17 April 2020 di bawah naungan badan hukum PT. Cyber Media Utama (CMU). PT. CMU telah memiliki badan hukum resmi tercatat di Negara dan memiliki ijin berusaha sebagaimana mestinya sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
Back to top button