FAJARNUSANTARA.COM– PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sumedang memperkuat koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang guna meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam. Sinergi tersebut difokuskan pada upaya mitigasi risiko, pengamanan aset kelistrikan, serta percepatan pemulihan pasokan listrik saat terjadi kondisi darurat.
Rapat koordinasi yang digelar di Kabupaten Sumedang pada Jumat, 26 Juni 2026, itu membahas pola koordinasi antarinstansi agar penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terintegrasi.
Selain menjaga kontinuitas layanan listrik bagi masyarakat, pertemuan juga membahas strategi pengamanan infrastruktur kelistrikan di kawasan rawan bencana.
Manager PLN UP3 Sumedang, Ramdani Agustiyansah, mengatakan kesiapsiagaan menghadapi bencana tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.Sabtu 27 Juni 2026.
“Keandalan pasokan listrik saat kondisi darurat sangat bergantung pada kesiapan personel, peralatan, serta koordinasi yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan. Melalui rapat ini, kami memperkuat sinergi bersama BPBD dalam menyusun langkah-langkah mitigasi risiko, pengamanan aset kelistrikan, hingga percepatan pemulihan apabila terjadi bencana,” ujar Ramdani.
Dalam rapat tersebut, PLN dan BPBD juga menyusun sejumlah langkah preventif, mulai dari pemetaan wilayah rawan bencana, penguatan komunikasi saat kondisi darurat, kesiapan personel siaga, hingga sosialisasi keselamatan ketenagalistrikan kepada masyarakat.
PLN turut mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya listrik ketika terjadi banjir, longsor, pohon tumbang, maupun bencana lainnya.
“Apabila melihat tiang listrik roboh, kabel putus, gardu terdampak, atau kondisi yang berpotensi membahayakan, masyarakat diimbau untuk tidak mendekat, tidak menyentuh aset kelistrikan, serta segera melaporkannya kepada PLN melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center PLN 123 agar dapat segera ditangani oleh petugas,” kata Ramdani.
Sementara itu, General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam membangun sistem ketahanan menghadapi bencana.
“PLN UID Jawa Barat berkomitmen memperkuat sinergi dengan BPBD, pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh pemangku kepentingan dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana. Melalui koordinasi yang baik, kami berharap proses penanganan maupun pemulihan sistem kelistrikan dapat berlangsung lebih cepat sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga,” ujar Sugeng.
PLN berharap koordinasi yang berkelanjutan bersama BPBD dapat meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana di Kabupaten Sumedang. Dengan demikian, pelayanan kelistrikan kepada masyarakat tetap terjaga, sekaligus didukung sistem penanganan darurat yang cepat, aman, dan terkoordinasi dengan baik.**







