Aliansi Masyarakat Peduli Pilkades Tunda Tahapan Pilkades di Garut karena Kontroversi Ijazah Balon Kades.
FAJARNUSANTARA.COM,-Puluhan warga yang tergabung dengan Aliansi Masyarakat Peduli Pilkades lakukan Audensi dikantor Kecamatan Cisurupan Kebupaten Garut Provinsi Jawa Barat.
Polsek Cisurupan Polres Garut terpantau mengawasi jalannya audensi, dimana Forkopimcam Cisurupan menerima 3 perwakilannya saja untuk menyampaikan aspirasinya. Jumat (14/04/23) kemarin.
Dalam aksi audensi tersebut dipimpin oleh KorlapĀ Silman Jazuli ini, tiga orang perwakilan diterima oleh Camat Cisurupan Odik Sodikin, Kapolsek Cisurupan AKP Iwan Soleh dan Danramil Cisurupan Kapten. Somaliq, di ruangan Camat Cisurupan.
Perlu diketahui juga jika, Audensi tersebut dilaksanakan dengan tujuan mempertanyakan Surat Pemberitahuan dari PPKD Pamulihan Kecamatan Cisurupan terkait Balon Kades Pamulihan bernama An Dede yang tidak lolos Administrasi.
Selain itu, Aliansi Masyarakat Peduli Pilkades juga mempertanyakan Ijazah An Dede (Paket B) yang dikeluarkan oleh PKBM Imam Safei. Dalam pemeriksaan online, ijazah tersebut tidak ditemukan.
Namun, terdapat dua surat dari PKBM Imam Safei. Surat keterangan pertama menyatakan bahwa siswa (Dede) telah lulus Paket B setara SMP di PKBM Syafei Kecamatan Cileunyi pada tahun ajaran 2022/2023, tertanggal 5 April 2023.
Sementara surat keterangan kedua berisi pernyataan bahwa semua dokumen yang diterima atas nama Dede dikeluarkan oleh Ketua PKBM Imam Syafei Cileunyi Bandung, tertanggal 12 April 2023.
Setelah menggelar audensi, hasilnya menunjukkan bahwa Tahapan Pilkades Serentak 2023 Desa Pamulihan akan ditunda.
Tahapan penetapan dan undian nomor urut calon Kades Pamulihan yang rencananya akan dilakukan pada Jumat kemarin, ditunda sampai adanya kejelasan tentang ijazah An Dede.
Camat, Kapolsek, dan Danramil Cisurupan akan memeriksa kebenaran ijazah tersebut ke Dinas Pendidikan Kabupaten Garut dan PKBM Imam Syafei Cileunyi Bandung.







