FAJARNUSANTARA.COM– Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UP3 Sumedang menyalurkan bantuan kaki sambung palsu kepada Cicih, warga Desa Karyamukti, Kecamatan Tomo, Kabupaten Sumedang, Selasa, 30 Juni 2026. Bantuan itu diberikan untuk membantu Cicih kembali beraktivitas setelah menjalani amputasi kaki akibat penyakit yang dideritanya tiga tahun lalu.
Manager PLN UP3 Sumedang Ramdani Agustiyansah mengatakan bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian insan PLN kepada masyarakat melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah pegawai yang disalurkan melalui YBM PLN.
“Kami berharap bantuan kaki sambung palsu ini tidak hanya menjadi alat bantu berjalan, tetapi juga mampu mengembalikan semangat, rasa percaya diri, dan kemandirian Ibu Cici dalam menjalani kehidupan atau aktivitas sehari-hari. Melalui YBM PLN, amanah zakat yang dititipkan oleh para pegawai kami salurkan kepada masyarakat yang membutuhkan agar dapat memberikan dampak nyata dan menghadirkan harapan baru bagi para penerimanya,” ujar Ramdani.
Cicih kehilangan salah satu kakinya setelah menjalani amputasi demi menyelamatkan kondisinya. Sejak saat itu, aktivitas sehari-harinya menjadi terbatas. Melalui bantuan kaki palsu tersebut, YBM PLN berharap penerima manfaat dapat kembali menjalani kehidupan dengan lebih nyaman, mandiri, dan percaya diri.
Program bantuan itu menjadi bagian dari komitmen YBM PLN dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Dana yang digunakan berasal dari penghimpunan zakat, infak, dan sedekah pegawai PLN yang disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan secara tepat sasaran.
Ramdani menambahkan, kepedulian sosial merupakan bagian dari nilai yang terus dijunjung PLN dalam menjalankan perannya di tengah masyarakat. Karena itu, YBM PLN secara berkelanjutan menghadirkan berbagai program kemanusiaan yang menyentuh kebutuhan mustahik, mulai dari sektor kesehatan, pendidikan, hingga pemberdayaan masyarakat.
Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat, Sugeng Widodo, mengatakan setiap bantuan yang disalurkan melalui YBM PLN diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus menumbuhkan optimisme untuk bangkit.
“YBM PLN hadir bukan hanya untuk memberikan bantuan, tetapi juga menghadirkan harapan. Kami percaya bahwa setiap orang berhak memperoleh kesempatan untuk hidup lebih baik. Melalui YBM PLN, semangat berbagi terus diwujudkan dalam berbagai program kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, dan sosial.
PLN berharap kehadiran YBM dapat menjadi jembatan kebaikan yang tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, tetapi juga menguatkan optimisme, mengembalikan kemandirian, dan menghadirkan kehidupan yang lebih bermakna bagi para penerima manfaat. Semoga kepedulian yang terbangun melalui zakat pegawai PLN dapat terus memberikan manfaat luas bagi masyarakat yang membutuhkan,” kata Sugeng.***







