
FAJARNUSANTARA.COM – Kepolisian Resor (Polres) Sumedang melakukan penyekatan dan razia kendaraan bersumbu tiga di kawasan Bundaran Alam Sari, Sumedang Utara, pada Minggu, 15 Maret 2026. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga kelancaran arus lalu lintas selama pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026 yang difokuskan pada pengamanan mobilitas masyarakat.
Polres Sumedang menggelar penyekatan dan razia kendaraan bersumbu tiga di kawasan Bundaran Alam Sari, Sumedang Utara, Minggu, 15 Maret 2026. Langkah ini dilakukan untuk memastikan arus lalu lintas tetap lancar selama pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 11.20 WIB tersebut menyasar kendaraan berat seperti truk tronton dan truk fuso yang melintas di jalur utama wilayah Sumedang.
Razia dilakukan atas arahan Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika dan dipimpin Kapolsek Sumedang Utara AKP Kiki Hartaki Kadarustamim bersama jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Sumedang serta personel pengamanan Pos Taman Endog yang terlibat dalam Operasi Ketupat Lodaya 2026.
Petugas melakukan pemeriksaan kendaraan dan pengecekan muatan guna memastikan kesesuaian dengan aturan yang berlaku selama operasi berlangsung. Kendaraan yang masih diperbolehkan melintas antara lain truk pengangkut kebutuhan pokok seperti sembako, gas elpiji, serta bahan bakar minyak.
Adapun kendaraan berat dengan muatan di luar kategori tersebut diminta tidak melintasi jalur tersebut selama masa pengamanan Operasi Ketupat Lodaya berlangsung.
Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika mengatakan penyekatan kendaraan berat merupakan bagian dari strategi kepolisian untuk mengantisipasi potensi kemacetan dan kecelakaan lalu lintas di jalur padat kendaraan.
“Penyekatan kendaraan sumbu tiga ini kami lakukan sebagai langkah antisipasi untuk mencegah potensi kemacetan dan kecelakaan lalu lintas, terutama di jalur yang cukup padat seperti Bundaran Alam Sari. Dengan pengaturan kendaraan berat, kami ingin memastikan arus lalu lintas tetap aman, lancar, dan tertib,” kata Sandityo.
Ia menambahkan pengawasan di sejumlah titik strategis akan terus ditingkatkan selama Operasi Ketupat Lodaya 2026 berlangsung.
“Kami mengimbau kepada seluruh pengemudi kendaraan besar agar mematuhi aturan yang berlaku selama operasi ini berlangsung. Kepatuhan bersama menjadi kunci untuk menciptakan lalu lintas yang aman dan kondusif,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman dan arus lalu lintas tetap berjalan lancar. Petugas juga tidak menemukan pelanggaran dari kendaraan sumbu tiga yang melintas di lokasi razia.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Sumedang berharap situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kabupaten Sumedang tetap terjaga selama pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026.**







