FAJARNUSANTARA.COM– Yayasan Baitul Maal (YBM) PT PLN (Persero) menyalurkan bantuan modal dan sarana usaha kepada Ani Rohaeni, pelaku usaha mikro pemilik warung seblak di Desa Setiabakti, Kecamatan Situraja, Kabupaten Sumedang, Kamis, 9 Juli 2026.
Bantuan tersebut diberikan untuk mendorong pengembangan usaha sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi keluarga penerima manfaat.
Ani Rohaeni selama ini membantu perekonomian keluarga bersama suaminya yang bekerja sebagai kuli bangunan. Dengan tiga anak yang masih menempuh pendidikan, keterbatasan modal membuat usaha seblak yang dirintisnya sulit berkembang.
Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sumedang, Ramdani Agustiyansah, mengatakan bantuan tersebut berasal dari dana zakat pegawai PLN yang dikelola oleh YBM PLN dan disalurkan melalui program pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Kami berharap bantuan ini tidak hanya menjadi stimulan sesaat, tetapi benar-benar menjadi motor penggerak bagi warung seblak Ibu Ani agar bisa berkembang lebih pesat. Ini adalah ikhtiar kami di PLN UP3 Sumedang untuk hadir langsung di tengah masyarakat, mengentaskan kemiskinan, dan memastikan para pejuang keluarga seperti Ibu Ani memiliki peluang yang lebih baik untuk mandiri secara ekonomi,” kata Ramdani dalam keterangannya, Kamis, 9 Juli 2026.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat, Muhamad Joharifin, menegaskan program YBM PLN tidak hanya berorientasi pada bantuan jangka pendek, tetapi juga mendorong penerima zakat agar kelak mampu menjadi pemberi zakat melalui kemandirian ekonomi.
“Komitmen PLN melalui YBM adalah menghadirkan dampak nyata yang berkelanjutan. Fokus kita adalah mendukung ketahanan keluarga melalui kemandirian ekonomi. Ketika ekonomi bergerak maju melalui usaha keluarga, maka pendidikan dan masa depan anak-anak pun akan lebih terjamin,” ujar Muhamad Joharifin.
Menurut dia, PLN UID Jawa Barat akan terus mengawal program-program pemberdayaan ekonomi agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat hingga ke pelosok daerah.
Sementara itu, Ani Rohaeni mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Bantuan tersebut dinilai menjadi harapan baru untuk mengembangkan usahanya sekaligus membantu memenuhi kebutuhan pendidikan ketiga anaknya.
Dengan tambahan modal dan sarana usaha tersebut, warung seblak milik Ani diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi, menambah variasi menu, serta memperluas peluang usaha sehingga mampu menopang ekonomi keluarga secara berkelanjutan.***







