DaerahPemerintahan

Rekrut 18 Orang Tagana Sumedang, Kadis Sosial : Kita Selalu Siaga Saat Bencana

FAJARNUSANTARA.COM, Sumedang — Guna menambah personil relawan tagana kabupaten Sumedang, menjalankan amanat Peraturan Menteri Sosial RI Nomor 28 tahun 2012 tentang pedoman umum taruna siaga bencana (tagana), Dinas Sosial Kabupaten Sumedang melaksanakan pendidikan dan pelatihan dasar bagi calon relawan tagana.

Kegiatan ini sangat penting dalam rangka menambah personil sekaligus kemampuan bagi para calon relawan tagana, sehingga nantinya para relawan tagana mampu dan dapat menjalankan tugas dan fungsinya di lapangan, ungkap Komar, SE selaku Kabid Limjamsos dan Pembina Tagana Kab Sumedang.

Kegiatan Diklat dasar ini merupakan upaya untuk memberikan pengetahuan dan kemampuan praktek kebencanaan sebagai salah satu tugas tagana dalam mengimplementasikan ketentuan dalam Permensos RI Nomor 28 Tahun 2012 tersebut. Kegiatan ini akan dilaksanakan selama 4 hari tanggal 24 – 27 Oktober 2022 bertempat di Buper Panineungan Hegar Desa Cikaramas Kecamatan Tanjungmedar Kab Sumedang. Kamis, 27/10/2022

Dari target awal sebanyak 40 peserta namun hingga ditutupnya pendaftaran calon peserta, ternyata hanya 18 orang yang mendaftar. Sehingga 18 orang peserta itulah yang mengikuti diklat dasar Tagana selama 4 hari. Selama mengikuti diklat dasar tagana, peserta mendapatkan materi dari narasumber tagana provinsi Jawa Barat dan tagana senior kabupaten Sumedang. Peserta wajib mengikuti materi tersebut hingga selesai. Adapun materi Diklat Dasar Tagana Kabupaten Sumedang akan dibagi menjadi dua yaitu hari pertama (teori) dan hari kedua (praktek).

H Dikdik Sadikin, A.KS, M.Si selaku Kadis Sosial Kabupaten Sumedang yang didampingi Kabid Linjamsos mengatakan, dalam kegiatan Diklat dasar Tagana Kabupaten Sumedang ini telah ditunjuk panitia kegiatan yang akan mengatur jadwal dan acara serta materi yang wajib diikuti oleh peserta,

Adapun panitia pelaksana kegiatan merupakan gabungan dari staf Dinas Sosial P2PA Kabupaten Sumedamg dan tagana senior kabupaten Sumedang. Dan untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan, Dinas Sosial Kabupaten Sumedang juga telah menyampaikan permohonan petugas kesehatan kepada Dinas Kesehatan dan KB Kabupaten Sumedang,

Materi dalam diklat dasar meliputi pengenalan dasar tagana, manajemen kebencanaan, manajemen rescue, manajemen evakuasi korban di darat dan di air, manajemen posko, manajemen logistic, manajemen shelter, manajemen dapur umum lapangan, komunikasi radio, pioner, survival dan pengenalan kompas. Materi ini gabungan antara teori dan praktek. Dan masing-masing peserta diberikan kesempatan untuk melaksanakan Tanya jawab dengan pemateri.”Jelasnya.

Di tempat terpisah Harry Maulana Ketua FK Tagana Sumedang yang berdampingan dengan ketua FK Tagana Provinsi Jabar, Dadang Wahidin, A.Sy menambahkan, Diakhir kegiatan diklat seluruh peserta diwajibkan untuk mengikuti pencarian jejak sekaligus pengangkatan sebagai anggota tagana dengan mencium pataka tagana dan bendera merah putih. Selama mengikuti diklat dari 18 orang dan yang dinyatakan lulus dan berhak mendapatkan sertifikat diklat dasar sebanyak 17 orang, ungkap Kadis Sosial Kab.Sumedang.”Pungkasnya.

Dodi Partawijaya

Dodi Partawijaya aktif sebagai seorang jurnalis dimulai sejak berdirinya Fajar Nusantara. Selain aktif di dunia jurnalis, Dodi juga aktif di ormas kepemudaan Islam dan juga berbagai organisasi lainnya. Jaringannya yang luas, membuatnya mampu berkontribusi untuk memberika ide dan gagasan melalui tulisan di Fajar Nusantara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button