FAJARNUSANTARA.COM– Polres Sumedang memastikan kesiapan pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dengan melakukan monitoring ke sejumlah pos pengamanan. Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika bersama jajaran pejabat utama meninjau Pos Pengamanan Polsek Jatinangor, Senin, 22 Desember 2025.
Kunjungan tersebut bertujuan memastikan kesiapan personel dan sarana pendukung dalam Operasi Lilin Nataru agar perayaan Natal dan Tahun Baru di wilayah Sumedang berlangsung aman dan lancar. Polres Sumedang menyiapkan total 11 pos, terdiri atas delapan pos pengamanan, dua pos pelayanan, dan satu pos terpadu.
“Hari ini kami melaksanakan pengecekan. Secara keseluruhan ada delapan pos pengamanan, dua pos pelayanan, dan satu pos terpadu yang kami bentuk,” kata Sandityo saat ditemui di Pos Pengamanan Jatinangor.
Menurut Sandityo, khusus Pos Pengamanan Jatinangor, Polres Sumedang menempatkan personel kepolisian yang siaga penuh selama 14 hari masa Operasi Nataru. Personel tersebut disiagakan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama di kawasan dengan aktivitas tinggi.
“Khusus di Jatinangor ini, pos pengamanan diisi anggota Polri yang kami siagakan penuh selama 14 hari ke depan,” ujarnya.
Ia menambahkan, kepolisian juga memetakan sejumlah titik rawan kemacetan dan tindak kriminal, seperti begal. Untuk itu, Polres Sumedang mengintensifkan razia dalam tujuh hari menjelang Natal dan Tahun Baru.
“Saya sudah perintahkan Kabag Ops untuk melakukan razia secara intensif, terutama enam hari menjelang Nataru. Harapannya, selama 14 hari Operasi Nataru tidak ada kejadian menonjol,” kata Sandityo.
Razia tersebut, kata dia, dilakukan dalam skala besar dengan sasaran premanisme, narkoba, minuman keras, serta potensi gangguan lain yang kerap muncul saat perayaan tahun baru. Selain itu, aparat juga disiagakan di lokasi-lokasi yang menggelar hiburan masyarakat, seperti pentas musik, kesenian, dan konser.
Sandityo mengimbau masyarakat Sumedang tetap waspada dan berperan aktif menjaga keamanan lingkungan masing-masing. Ia menegaskan, keberhasilan pengamanan tidak hanya bergantung pada aparat, tetapi juga dukungan masyarakat.
“Silakan masyarakat beraktivitas dengan aman dan nyaman. Tetap jaga keamanan di wilayah masing-masing, jangan lengah, dan tetap waspada. Kami sebagai polisi juga butuh bantuan masyarakat untuk menjaga lingkungan bersama,” katanya.**







