DaerahSosial

Orang Tua Meninggal Ditengah Pandemi, Anak-anak Yatim Piatu di Sumedang Diberi Bantuan

FAJARNUSANTARA.COM, SUMEDANG – Pemerintah Kabupaten Sumedang Provinsi Jawa Barat, mendata anak-anak yatim piatu yang orang tuanya meninggal dunia saat pandemi Covid-19 ini. Anak-anak yatim piatu itu, diberi bantuan agar dapat menjalani kehidupannya dengan optimis dan berhasil untuk kedepannya.

Seperti dikatakan Bupati Sumedang, H Doni Ahmad Munir saat berkunjung ke Dusun Ciseureuh Desa Kadakajaya Kecamatan Tanjungsari. Bupati dan rombongan menemui  Andin Sinta Nurpalah (9) yang duduk di bangku kelas 4 SD.

“Ayahnya meninggal dunia dan belum 40 hari menyusul ibunya meninggal. Andin tinggal bersama kakaknya, Alan Suherlan. Saya menyampaikan dukacita,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima, Jumat (6/8/2021).

Disebutkan bupati, Pemkab Sumedang memberikan bantuan melalui  Dinas Pendidikan untuk kebutuhan pendidikan Andin sampai SMA.

“Termasuk melalui Dinsos untuk membantu kebutuhan hidupnya dan juga ada dari Kemensos. Dan untuk menjamin kesehatannya melalui BPJS kesehatannya serta tadi Baznas Sumedang ikut menyerahkan bantuan untuk andin,” tuturnya.

Sebelumnya juga, Bupati Sumedang mengunjungi seorang bayi yang masih berusia satu tahun setengah, bernama Asyha Qiana Khaliqa. Bayi ini menjadi yatim piatu setelah kehilangan kedua orang tuanya yang meninggal dunia karena sakit .

“Asyha Qiana memiliki kakak, Vini Mayola yang masih sekolah di SMA. Keduanya diasuh neneknya, Rusmi,” sebutnya.

Dalam kesempatan itu, Doni juga ikut mendoakan kedua orang tua mereka dan memberi semangat untuk tegar, sabar dan ikhlas.

“Ada bantuan sembako dan uang tunai untuk kebutuhan keduanya dari Baznas. Untuk kebutuhan sehari-harinya ada bantuan dari Dinsos Sumedang dan bantuan pendidikan dari Dinas Pendidikan,” tukasnya. (**)

Back to top button