DaerahPeristiwa

Manipertasi SPBS, DKS Sumedang Dukung Pembangunan Masjid dan Menara Kujang Sapasang di Jatigede

FAJARNUSANTARA.COM, SUMEDANG – Kujang, jika sebelumnya dijadikan sebagai senjata dan perkakas, sesungguhnya merupakan sebuah simbol budaya dan juga sebagai pusaka sunda.

Begitu juga, sebagai tanda kehormatan para leluhur Sunda dan merupakan lambang yang menjadi kebanggaan.

Karenanya, pembangunan Menara Kujang Sapasang di Waduk Jatigede dinilai menjadi sebuah langkah nyata dari Pemerintah Kabupaten Sumedang dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dalam membuat manivestasi atas budaya luhur Sunda.

Apalagi, rencana pembangunan Menara Kujang Sapasang yang juga selain sebagai Ikonik Pariwisata dan budaya, juga dibangun sebuah masjid Besar, sebagai tempat ibadah dan juga simbol kebanggaan Sumedang sebagai Puseur Budaya Sunda. Hal ini, yang kemudian perwujudan moto SPBS, dari agama urang napak dari budaya urang ngapak.

Hal ini disampaikan Ketua Umum Dewan Kebudayaan Sumedang(DKS), Tatang Sobana, disela-sela Sarasehan dalam persiapakan Musyawarah Kerja DKS di Gedung Negara Sumedang, Jumat (28/5/2021).

Menurut Tatang, DKS sepenuhnya mendukung program Pemerintaha Kabupaten Sumedang dan Provinsi Jawa Barat tersebut.

“Sebagai mitra strategis Pemerintah dalam mewujudkan Sumedang Puseur Budaya Sunda, DKS sebagaimana amanah Perda No 1 Tahun 2021, sangat mendukung upaya Pak Bupati dan Pak Gubernur untuk membangun Menara Kujang Sapasang di Jatigede,” kata Tatang, dalam keterangan yang diterima Fajarnusantara.com.

Apalagi ini merupakan bagian dari Program Pemulihan EKonomi Nasional (PEN), sehingga diharapkan akan memberikan dampak ekonomi kepada pekerja lokal di Jatigede dan juga menjadi daya tarik wisata.

“Salah satu bagian dari kami adalah pariwisata dan Ekonomi Kreatif, sehingga tidak ada alasan lain bagi Kami selain mendukung program tersebut,” pungkas Tatang. (**)

Selengkapnya
Back to top button