
FAJARNUSANTARA.COM- Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika meminta masyarakat tetap menjaga situasi aman dan kondusif pasca meninggalnya pengemudi ojek online, Affan Kurniawan. Pernyataan itu disampaikan Sandityo bersama Dandim 0610 Sumedang Letkol Arh Kusuma Ardianto.
“Kami mengucapkan bela sungkawa atas meninggalnya saudara Affan Kurniawan. Semoga arwah almarhum ditempatkan di sisi terbaik-Nya,” kata Sandityo kepada wartawan, Jumat, 29 Agustus 2025.
Sandityo menegaskan, penanganan hukum terhadap kasus tersebut sudah berjalan. Ia menyebut tujuh anggota Brimob yang diduga terlibat telah disidangkan.
“Percayakan penanganan perkara kepada kami. Kami pasti akan bertindak proporsional dan berkeadilan,” ujarnya.
Kapolres juga mengimbau warga, khususnya komunitas ojek online di Jatinangor, agar tidak terprovokasi dan menjaga kondusivitas. Menurutnya, ketenangan masyarakat akan mencegah hal-hal serupa seperti yang terjadi di Jakarta.
“Kami ingin Sumedang tetap aman. Mari kita sama-sama jaga daerah kita agar tetap kondusif,” tutur Sandityo.
Sebagai bentuk perhatian, Polres Sumedang memberikan bingkisan kepada pengemudi ojek online di Jatinangor.
“Ini bagian dari silaturahmi kami. Kami harapkan ojol tetap semangat dan ikut menjaga keamanan di wilayah Sumedang,” kata dia.
Sandityo menambahkan, aparat gabungan TNI–Polri juga siaga mengawal kepulangan massa dari Bandung agar tidak menimbulkan kericuhan.
“Kami standby untuk mengawal kepulangan pendemo supaya kembali ke rumah masing-masing dengan aman, tanpa tindakan anarkis maupun perusakan fasilitas,” ucapnya.







