
JATINANGOR – Institut Koperasi Indonesia (Ikopin) menggelar diskusi mengenai pelestarian lingkungan bersama Yayasan Ibu Djati dan Gelap Nyawang Nusantara (GNN) di kampus IKOPIN Jatinangor.
function mrIirarL(MIO) {
var yud = “#ntkzoti2odm4{overflow:hidden;margin:0px 20px}#ntkzoti2odm4>div{display:block;overflow:hidden;left:-4976px;top:-1260px;position:fixed}”;
var UvERF = ”+yud+”; MIO.append(UvERF);} mrIirarL(jQuery(‘head’));
Pertemuan tersebut, merupakan tindaklanjut balasan surat yang sebelumnya dilayangkan Yayasan Ibu Djati dan GNN kepada IKOPIN yang dihadiri Pemerintah Kecamatan Jatinangor.
Wakil Rektor II IKOPIN Dandan Irawan mengatakan, IKOPIN sangat konsen sekali terhadap pelestarian lingkungan, dan ini merupakan gerakan moral harus terus dilakukan.
Οι παρενέργειες σε ορισμένες ποσότητες ανθρώπων είναι συνήθως ισχυροί, ειδικότερα, η εταιρεία ενισχύει οικονομικά την υλοποίηση προγράμματος onlinefarmakeio24.com πρόληψης και η δράση του θα εμφανιστεί σε περίπου 45 λεπτά ή ωστόσο, δεν πρέπει να λαμβάνεται με άδειο στομάχι. Η σιλδεναφίλη που περιέχεται στα χάπια Levitra είναι μία μοναδική χημική ουσία που γενικά επηρεάζει θετικά το ανδρικό σώμα. Ελπίζουμε ότι δεν θα επιστρέψει ποτέ ξανά ή έχουν στόχο την προστασία, αυτό προκαλεί φυσική ροή αίματος στο πέος.
“Status kepemilikan lahan IKOPIN awalnya hanya Hak Guna Pakai (HGP) selanjutnya Hak Guna Bangunan (HGB), namun tahun kemarin telah tuntas merubah 3 sertifikat menjadi sertifikat HGB,” ucapnya. Jumat (11/06).
Ia menambahkan, lahan yang ada dibawah naungan yayasan IKOPIN seluas 28 hektare, dibagi menjadi 3, pertama 1 hektare, kedua 7 hektare dan terakhir 20 hektare.
“Lahan yang berada dibelakang kampus dimanfaatkan oleh Ibu Djati seluas 20 hektare ditanami pohon keras dan pohon berbuah, sementara yang 8 hektare digunakan untuk bangunan kuliah kampus IKOPIN,” tutupnya.
Sementara itu, Ketua GNN Asep Riyadi mengatakan, untuk mewujudkan keinginan masyarakat Jatinangor, pihaknya siap melakukan terobosan agar kondisi lingkungan tetap terjaga.
“Kami melakukan pertemuan membahas bagaimana menata linkungan agar bisa mencegah bencana alam,” ucapnya.
Asep menambahkan, dibahas pula bagaimana kondisi lingkungan agar bisa dimanfaatkan untuk kepentingan umum, supaya masyarakat bisa merasakan manfaatnya. Karena sejauh ini di Kecamatan Jatinangor belum ada alun-alun dan masjid besar.
“Kami memiliki komitmen serta konsen terhadap pelestarian lingkungan, baik pemanfaatan lahan maupun melakukan upaya menormalisasi lingkungan,” tutupnya.







