Dilahan Bekas Pesantren Pertama di Sumedang, Ditanami Ratusan Pohon

FAJARNUSANTARA.COM, SUMEDANG – Pemerintahan Desa (Pemdes) Sakurjaya Kecamatan Ujungjaya Kabupaten Sumedang bersama Bumdes, Gelap Nyawang Nusantara (GNN) dan Ibu Djati.
melestarikan alam dengan menanam ratusan pohon di Blok Cikuleu.
Pantauan Fajarnusantara.com, tampak hadir GNN Asep Riyadi, Anwar dan Ibu Djati Dadang Mulyadi bersama Kades Sakurjaya Eje Carlim, Ketua Bumdes Eman Sunanta Pendamping Perhutani LMDH Bah Al.
Pendiri GNN dan pembina Ibu Djati Asep Riyadi mengatakan penanam bibit pohon di wilayah Sakurjaya sangat sakral, karena ditanam dilahan yang bersejarah, bekas pesantren pertama di wilayah Sumedang.
“Hari ini kami menyerahkan ratusan bibit pohon untuk memulihkan lahan disekitaran situs blok Cikuleu. Saya berharap, dengan landasan SPBS daerah Cikuleu dijdikan situs budaya religi, karena fakta dan sejarahnya jelas dan masih ada,” ucapnya. Jumat (18/03).
Meski lokasi ini belum begitu terawat secara maksimal, kata ia, namun diblok Cikuleu ada mata air.

“Kami berharap dengan ditanami pohon disini dan pemerintah Desa Konsisten merawat dan menciptakan kawasan wisata budaya dan religi di wilayah desa Sakurjaya akan semakin berkembang. Dimana diblok Cikuleu ada sejumlah makam situs di wilayah desa sakurjaya, seperti makan Puragati Buyut Ceba blok Rancapandan, buyut Palang Kalang blok Astana Gede, Buyut Ranggahaji buyut Celeng di blok Cibarahan, Buyut James Pasantren. Buyut Angrum Raksajati Blom Pasantren, Patilasan Pasantren Pertama Sumedang Di Blok Cikuleu Cibatok,” tutupnya. (ESH)







