Pendidikan

Begini Konsep Sekolah Model Program Terpadu Pendidikan PUI

FAJARNUSANTARA, MAJALENGKA – Penerapan Rencana Strategis Program Terpadu Pendidikan (PTP) Persatuan Ummat Islam (PUI), kedepannya akan dikembangkan untuk seluruh lembaga pendidikan di lingkungan kerja PUI.

Seperti disampaikan Dr. Wido Supraha selaku Kepala Badan Penyelenggara Sekolah Model Darul Ulum Majalengka. Menurutya, Rencana Strategis Program Terpadu Pendidikan akan dilakukan untuk tiga tahapan pendidikan yang berbeda.

“Dalam pencanangan ini, ada tingkatannya. Kebetulan Darul Ulum Majalengka yang ditunjuk jadi sekolah model pertama dalam pencanganan PTP PUI ini, memiliki MI, MTs, MA sekaligus Perguruan Tinggi,” katanya di sela sosialisasi pencanangan Rencana Strategis PTP PUI yang digelar di Gedung Bapermin Majalengka Jalan Siti Armilah Nomor 16 Kelurahan Majalengka Kulon Kecamatan/Kabupaten Majalengka, Jumat (25/9).

Wido menjelaskan, untuk desain sekolah model tingkat MI, dikonsep agar siswa beradab dan berakhlak mulia. Kemudian mampu beribadah dengan benar, menanamkan mental wirausaha, mampu menghafal 7 Juz Al-Qur’an dengan Tadabbur, menguasai matematika nalaria,  menguasai dua gaya renang dan literasi karya tulis dan story telling.

“Sementara untuk tingkat MTs, siswa dilatih untuk hafal 30 Juz Al-Qur’an, menghafalkan matan dan mengamalkan Fiqh Madzhab Syafi’i, menguasai sejarah peradaban Islam, kemampuan Bahasa Arab, kemampuan sains Islam, literasi membaca kitab dan menulis karya ilmiah, public speaking, ban hitam satu jenis bela diri, kemampuan memanah, keterampilan beternak dan berkebun serta muntasib satu,” jelasnya.

Kemudian untuk tingkatan MA, PTP PUI ini memfokuskan dalam mencetak siswa dalam sanad 30 Juz Al-Qur’an, menguasai sejarah indonesia dan dunia, kemampuan Bahasa Arab, kemampuan Bahasa Inggris, kemampuan sains Islam. Kemudin untuk literasi membaca kitab dan menulis karya ilmiah, public speaking, ban hitam 1 jenis bela diri, keterampilan robotika untuk putra, mengasah keterampilan tata busana/boga/rias untuk putri dan muntasib dua.

“Terakhir untuk PT atau Perguruan Tinggi, kita fokuskan dalam mencetak sosok ulama  dan da’i saintis. Untuk pilihan sebagai ulama itu kita ada Al-Azhar, Cairo kemudian Al-Qur’an Al-Karim, Sudan dan STAI Darul Ulum/Ma’had ‘Aly.  Sementara untuk saintis muslim di Universitas Halim Sanusi,” tukasnya. (**)

Selengkapnya
Back to top button