Sinergi Lintas Sektor Ditekankan dalam Apel Pengamanan Malam Takbiran di Sumedang

FAJARNUSANTARA.COM – Bupati Sumedang menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor saat memimpin Apel Gelar Pasukan pengamanan malam takbiran menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Pemerintah Kabupaten Sumedang menggelar Apel Gelar Pasukan dalam rangka pengamanan malam takbiran di Pos Idul Fitri Terminal Ciakar, Jumat malam, 21 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari Operasi Ketupat Lodaya 2026 untuk memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana.
Apel dipimpin langsung oleh Bupati Sumedang, Dr. H. Dony Ahmad Munir, didampingi unsur Forkopimda. Kegiatan ini melibatkan berbagai instansi, mulai dari TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, BPBD, Damkar, PMI, hingga unsur terkait lainnya.
Dalam amanatnya, Bupati Dony menekankan bahwa malam takbiran merupakan momen yang penuh suka cita, namun juga memiliki potensi kerawanan yang harus diantisipasi secara bersama.
“Momentum malam takbiran adalah saat yang penuh suka cita bagi umat Islam. Namun, di balik itu terdapat potensi kerawanan yang harus kita antisipasi bersama, baik dari sisi keamanan, ketertiban umum, maupun keselamatan lalu lintas,” ujar Dony.
Ia juga menyoroti peningkatan mobilitas masyarakat di Kabupaten Sumedang, terutama sejak optimalnya operasional Tol Cisumdawu, yang berdampak pada kepadatan lalu lintas di sejumlah titik strategis.
Menurut dia, kesiapsiagaan seluruh unsur pengamanan menjadi kunci utama dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif. “Oleh karena itu, kesiapsiagaan seluruh unsur pengamanan menjadi kunci untuk memastikan situasi tetap aman, tertib, dan kondusif,” katanya.
Bupati Dony memberikan sejumlah arahan kepada seluruh personel, di antaranya menjaga kesiapan fisik dan mental, meningkatkan deteksi dini terhadap potensi gangguan, serta mengantisipasi kemacetan dan kerawanan sosial.
Ia juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap kondisi cuaca yang tidak menentu yang berpotensi menimbulkan bencana.
“Sinergi, soliditas, dan langkah antisipatif yang proaktif harus terus dimantapkan agar setiap potensi gangguan dapat ditangani secara cepat, tepat, efektif, dan efisien,” tegasnya.
Di akhir sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan malam takbiran.
“Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh personel yang bertugas. Semoga dedikasi yang diberikan menjadi nilai ibadah di hadapan Allah SWT,” ujarnya.**







