Daerah

Sumedang Rencanakan Penerapan Teknologi Incenerator Untuk 27 TPS 3R

FAJARNUSANTARA.COM, SUMEDANG – Pemerintah Kabupaten Sumedang melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK), akan menerapkan teknologi incenerator di tiap desa dan kecamatan. Teknologi incenerator ini, dilakukan untuk mengatasi persoalan sampah di Sumedang.

Seperti dikatakan Wakil Bupati Sumedang Erwan Setiawan usai menerima audiensi PT. Malida Jaya Perkasa, di Ruang Rapat Wakil Bupati Sumedang, Setda Kabupaten Sumedang, Jumat (5/3/2021). Pt tersebut, merupakan salahsatu perusahaan penyedia incenerator.

Baca Juga :  Vendor Wedding Kekurangan Tenaga Kerja, ASPEDI Dorong Pemkab Sumedang Adakan Pelatihan

“Kita rencanakan dan kita anggarkan. Minimal di anggaran perubahan 2021 atau di murni 2022. Jadi nanti akan memiliki incenerator untuk 27 TPS 3R (Reduce, Recycle, Reuse) di Kabupaten Sumedang,” ujarnya.

Pembuatan incenerator, kata Erwan, harus memiliki sertifikasi sesuai standar baku mutu udara dari Kementerian Lingkungan Hidup. Bahkan sebelum digunakan, nantinya harus ada sosialisasi di desa-desa.

Baca Juga :  Program Sekopi Cinta Digalakan, Tidak Semua Kelompok Tani Berhak Mendapatkannya

“Nanti akan dijadwalkan untuk sosialisasi ke desa-desa sekaligus kita coba tawarkan,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Kepala DLHK Kabupaten Sumedang, Yosep Suhayat mengatakan, persoalan residu sampah masih jadi hal krusial di masyarakat. Selama ini, semua sampah berakhir di TPA yang tentunya menimbulkan masalah baru.

Baca Juga :  Gandeng ITB, Sampah di Jatinangor Akan Diolah Jadi Pupuk Organik

“Nanti dengan adanya incenerator, diharapkan menjadi solusi dalam pengelolaan sampah berbasis zero waste atau tidak menyisakan residu sampah bagi lingkungan. Sampah yang dibuang ke TPA itu, nantinya sudah dipilah masyarakat,” tuturnya.

“Mudah-mudahan bisa terealisasi. Apa yang diharapkan bupati dan wakil bupati Sumedang yakni Sumedang Kota Buludru bisa menjadi kenyataan,” tukasnya. (**)

Selengkapnya
Back to top button