PLN UP3 Sumedang Distribusikan 50 Paket Sembako di Citali

FAJARNUSANTARA.COM- Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2024, PLN melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) bersama Srikandi PLN UP3 Sumedang menyerahkan paket peralatan sekolah untuk 50 anak pada acara khitanan massal.
Acara ini diadakan dalam rangka HUT ke-78 Kodam III/Siliwangi Tahun 2024 dan berpusat di Puskesmas Pamulihan, Jalan Raya Citali – Rancakalong Km. 3, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, sejak pukul 07.30 WIB pagi tadi (25/06/2024).
Dandim 0610/Smd Letkol Kav Christian Gordon Rambu, M.Si.(Han), yang hadir bersama Ketua YBM PLN UP3 Sumedang, Saripulloh, menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi dengan PLN UP3 Sumedang dalam acara khitanan massal ini.
“Khitan memiliki banyak manfaat, terutama dalam mengurangi risiko infeksi saluran kemih (ISK) dan memudahkan menjaga kebersihan alat vital. Dengan kesehatan dan kebersihan yang baik, diharapkan anak-anak dapat tumbuh optimal,” ujar Letkol Christian.
PLN, sebagai BUMN, tidak hanya berfokus pada bisnis, tetapi juga ingin memberi dampak langsung pada masyarakat, terutama di bidang kesehatan.
Hal ini disampaikan oleh Susiana Mutia, General Manager Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat.
“Kesehatan anak sangat penting untuk keberlangsungan sebuah keluarga. Dengan anak yang sehat, orang tua dapat lebih fokus pada pendidikan mereka,” kata Susi. Ia menambahkan, komitmen sosial PLN diharapkan bisa memberikan efek domino yang positif bagi masyarakat.
Selain khitanan massal, PLN UP3 Sumedang juga menyalurkan 50 paket sembako di Desa Citali, Kecamatan Pamulihan.
Manager PLN UP3 Sumedang, Eko Hadi Pranoto, menyatakan bahwa PLN berupaya semaksimal mungkin untuk mempercepat pemerataan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sumedang.
“Kegiatan hari ini adalah langkah konkret PLN dalam mewujudkan keadilan dalam kesehatan dan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Eko.
Menjelang Hari Anak Nasional pada 23 Juli mendatang, Eko berharap kegiatan ini dapat memberikan hak kesehatan yang optimal bagi anak-anak, sehingga mereka dapat tumbuh menjadi tumpuan masa depan bangsa.**







