Petani Tembakau Sumedang Didampingi untuk Diversifikasi Hasil Panen
FAJARNUSANTARA.COM– Pemerintah Kabupaten Sumedang melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan mendorong petani tembakau agar tidak hanya mengandalkan produksi untuk rokok. Diversifikasi hasil panen, seperti pemanfaatan tembakau menjadi pestisida nabati, mulai dikenalkan lewat sosialisasi di berbagai wilayah.
Kepala Bagian Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sumedang, Iwan Gusti, mengatakan pihaknya berfokus memberikan pendampingan mengenai budidaya yang efektif dan efisien.
“Kita hanya berkewajiban memberikan sosialisasi tentang pemberdayaan dan pembudidayaan yang efektif bagi petani tembakau. Tembakau itu tidak hanya untuk rokok saja, tetapi bisa digunakan untuk bahan lain melalui diversifikasi, salah satunya membuat pestisida nabati,” kata Iwan saat ditemui, Rabu, 20 Agustus 2025.
Menurut Iwan, setiap daerah memiliki karakteristik tembakau yang berbeda. Karena itu, pola tanam yang diterapkan juga disesuaikan dengan kondisi wilayah.
“Jenis tembakau kan berbeda-beda. Jadi di setiap wilayah kita menanam dengan jenis yang berbeda. Kami juga sedang meneliti bagaimana caranya supaya tidak hanya menanam di musim tertentu saja,” ujarnya.
Iwan menambahkan, pihaknya menjalin komunikasi dengan Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) agar program pendampingan berjalan optimal. Keberadaan koperasi petani, kata dia, menjadi salah satu kunci agar kesejahteraan bisa lebih terjaga.
“Sosialisasi ini terus kita lakukan secara bertahap. Yang terpenting adalah menjaga supaya petani tembakau sejahtera, baik lewat temu wicara langsung maupun sosialisasi berkelanjutan,” ucap Iwan.**







