Pemda Sumedang Pasang Videotron di Bundaran Binokasih, Upaya Maksimalkan Informasi Publik
FAJARNUSANTARA.COM – Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang mulai membangun videotron di Bundaran Binokasih, tepatnya di seberang Polsek Sumedang Selatan, sebagai sarana penyebarluasan informasi publik.
Peletakan batu pertama dilakukan oleh Pj Bupati Sumedang Yudia Ramli didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang Hj Tuti Ruswati pada Jumat (7/2/2024).
Yudia menegaskan, pembangunan videotron ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan publik yang lebih transparan dan efisien.
“Pembangunan videotron ini hasil kerja sama Pemda Kabupaten Sumedang dengan PT Nusantara Digitech Solusi dalam pemanfaatan teknologi informasi digital,” ujar Yudia.
Ia menjelaskan, perjanjian kerja sama tersebut telah ditandatangani pada 30 Desember 2024 dan akan berlaku selama lima tahun ke depan.
“Untuk itu, saya ingin mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung terealisasinya proyek ini,” tambahnya.
Menurut Yudia, videotron ini tidak hanya mempercantik wajah kota, tetapi juga menjadi sarana strategis untuk menyampaikan informasi tanpa harus mengandalkan media cetak atau pertemuan langsung.
“Pembangunan videotron juga menjadi bagian dari strategi menuju smart city di Sumedang,” kata Yudia.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa konsep smart city bukan hanya soal akses informasi, tetapi juga bagaimana masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah.
Pemilihan lokasi di Bundaran Binokasih pun bukan tanpa alasan. Yudia menyebut kawasan ini sebagai gerbang utama menuju Kota Sumedang.
“Lokasi ini telah dikaji secara teknis dan kebijakan, sehingga selain strategis, juga tetap memperhatikan estetika kota,” jelasnya.
Sementara itu, Sekda Sumedang Tuti Ruswati menambahkan, videotron ini akan menjadi sarana efektif dalam menyampaikan program-program pemerintah kepada masyarakat.
“Dengan tampilan yang lebih menarik dan kata-kata yang mudah diingat, videotron ini akan mempermudah masyarakat memahami informasi yang disampaikan,” tutup Tuti.**







