AgamaDaerah

PDPM Sumedang Sukses Gelar Diklatsar Kokam Angkatan Pertama

FAJARNUSANTARA.COM, SUMEDANG – Pengurus Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Sumedang, sukses menggelar Pendidikan Latihan Dasar (Diklatsar) Kokam angkatan pertama. Kegiatan yang digelar di Bumi Kahyangan Kecamatan Sukasari Kabupaten Sumedang itu, sekaligus pelantikan PC Muhammadiyah Sukasari.

Sebanyak 50 peserta dari berbagai unsur gabungan Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kabupaten Sumedang itu, nampak antusias dan semangat mengikuti Diklatsar Kokam yang digelar pada Sabtu 26 sampai Minggu 27 Desember 2020.

Ketua Panitia Pelaksana Diklatsar Kokam, Ahmad Rohmanudin Amd, mengucapkan terima kasih kepada PD Pemuda Muhammadiyah Sumedang, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sumedang, PW Pemuda Muhammadiyah Jabar, DPD KNPI Sumedang, para peserta, instruktur pemateri dan semua pihak yang telah mendukung.

“Semoga kegiatan ini bisa menjadi agenda rutin Pemuda Muhammadiyah untuk mencetak kader-kader muda penerus, pelangsung dan penyempurna persyarikatan. Kami mohon maaf  bila ada kekurangan dalam.pelaksanaan ini. Semoga kedepan bisa maksimal dan lebih baik lagi. Dan untuk acara pertama ini karena bersamaan dengan covid-19, kita juga menerapkan protokol kesehatan dengan ketat,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Ketua PW Pemuda Muhammadiyah Jabar, Reza Arfah,S.Ip, mengaku bangga kepada Pengurus Daerah Pemuda Muhammadiyah Sumedang atas dilaksanakannya Diklatsar Kokam angkatan pertama di Kabupaten Sumedang ini. Walaupun setelah diklatsarmasih perlu pendampingan dari para senior agar ilmu yang didapat tidak hilang, dihararkap Kokam Kabupaten Sumedang akan terus menggiatkan pengkaderan dan pelatihan pasca diklatsar.

“Luar biasa Pemuda Muhammadiyah Sumedang, ditengah pandemi dapat melaksanakan kegiatan dengan protokol covid-19. Para peserta diharap untuk menjadikan latihan ini sebagai modal awal untuk dikembangkan di lapangan, khususnya para generasi muda. Jaga soliditas dan kebersamaan, dengan tetap mengadakan kegiatan-kegiatan syiar dakwah. Jangan sampai vakum terlalu lama, tidak usah muluk-muluk, yang penting rutin,” pesannya.

Hal senada diungkapkan KH Nasrudin Toha selaku Ketua PD Muhammadiyah Sumedang. Dia juga berharap kepada peserta yang telah mengikuti diklatsar, agar tidak melupakan wàwasan kebangsaan  hingga tetap setia kepada Pancasila dan NKRI.

“Atribut Kokam jangan sampai disalahgunakan, tetap jaga martabat dan nama baik Kokam. Tunjukkan kepada masyarakat, kalian punya intelektualitas tinggi,” pintanya.

Sementara itu, Ketua PD Pemuda Muhammadiyah Sumedang, Dodi Partawijaya mengaku terharu dan bangga. Sejatinya, kegiatan Kokam dapat diikuti sebanyak 50 peserta dari pimpinan cabang, AUM dan AMM se-Kabupaten Sumedang. Apalagi dapat melakukan pelantikan PC Muhammadiyah Sukasari yang diketuai Ayahanda Drs A Muhdiat.

Dodi juga menjelaskan, Diklatsar Kokam ini bertujuan untuk memberikan bekal kepada anggota baru Kokam dan anggota lama yang belum pernah mengikuti diklat.

“Dalam kegiatan selama dua hari itu, peserta akan mendapat materi tentang Tauhid, Kemuhammadiyahan, latihan fisik dan baris berbaris, bantuan hidup dasar dan pengetahuan tentang mitigasi bencana,” ujarnya.

Disebutkan Dodi, acara ini merupakan kegiatan positif sebagai serapan ilmu yang diberikan secara maksimal.

“Peserta harus aktif dalam kegiatan ini agar dapat menyerap materi yang diberikan secara maksimal,” kata dia.

Disebutkan juga, tugas utama Kokam adalah menjaga dan mengamankan aset-aset persyarikatan Muhammadiyah dan tugas-tugas kemanusiaan. Maka, pelatihan ini sangat penting dalam rangka memberikan bekal dalam tugas-tugas kemanusiaan.

“Saat ini, kiprah Kokam cukup besar dalam upaya membantu penanganan bencana di tanah air. Maka pelatihan ini sangat penting dalam rangka memberikan bekal dalam tugas-tugas kemanusiaan,” tandasnya.

Ketua terpilih PC Muhammadiyah Sukasari, Drs A Muhdiat didampingi Sekretaris Riki Suwandi, meminta agar kehadiran mereka utamanya PC Muhammadiyah Sukasari, dapat bermanfaat bagi bangsa dan bisa berkontribusi untuk kader Muhammadiyah dalam mempersiapkan alumni yang cerdas dan progresif  serta berkemajuan

“jauh sebelum Indonesia merdeka, Muhammadiyah bersamai bangsa ini, maka dalam kesempatan yang cukup berbahagia ini, izinkan kami memulainya, jabatan itu amanah,” tutupnya. (**)

Selengkapnya
Back to top button