Ikopin University Siapkan LSP dan Restrukturisasi Kurikulum di Bawah Rektor Baru
FAJARNUSANTARA.COM– Prof. Yudi Azis, S.E., S.Si., S.Sos., M.T., Ph.D. resmi dilantik sebagai Rektor Universitas Koperasi Indonesia (IKOPIN University) periode 2026–2031 yang dikukuhkan Oleh Menteri Koperasi RI. Setelah pelantikan, Yudi langsung menyiapkan sejumlah program prioritas, mulai dari pendirian Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP), restrukturisasi kurikulum, digitalisasi layanan akademik, hingga penguatan kerja sama dengan gerakan koperasi.
Yudi menyampaikan program tersebut menjadi bagian dari agenda 100 hari pertama kepemimpinannya. Kampus menargetkan pendirian LSP dapat segera direalisasikan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa sekaligus menyesuaikan pendidikan dengan kebutuhan dunia kerja.
“Kalau prosesnya lancar, dalam tiga bulan kami berharap pendirian lembaga sertifikasi profesi bisa selesai. Ini juga berkaitan dengan restrukturisasi kurikulum dan penataan kembali struktur organisasi internal untuk memperkuat tata kelola kampus,” ujar Yudi setelah dilantik oleh Menteri Koperasi RI di Gedung Suhardani IKOPIN University, Jatinangor, Selasa, 13 Oktober 2026.
Selain LSP, IKOPIN University tengah mengembangkan sistem informasi akademik terintegrasi melalui kerja sama dengan pihak eksternal. Kampus juga menyiapkan pembangunan dan penataan sejumlah fasilitas, seperti gerbang kampus, gedung serbaguna, dan asrama mahasiswa.
Di bidang akademik, Yudi mengatakan kampus akan menyesuaikan kurikulum dengan kebutuhan industri, terutama sektor perkoperasian. Ia menargetkan mahasiswa mulai mendapatkan pengalaman kerja melalui program magang maupun keterlibatan langsung di dunia industri pada semester enam dan tujuh.
Menurut Yudi, pengalaman tersebut penting agar lulusan tidak hanya membawa ijazah, tetapi juga memiliki kompetensi dan pengalaman yang dibutuhkan dunia kerja.
“Kami ingin waktu tunggu lulusan untuk mendapatkan pekerjaan bisa lebih pendek. Harapannya, sebelum diwisuda, mahasiswa sudah memiliki gambaran yang jelas mengenai langkah berikutnya,” katanya.
IKOPIN University juga menyiapkan program unggulan di bidang bisnis digital dan penguatan kompetensi perkoperasian. Program tersebut tidak diarahkan untuk membuka program studi baru, tetapi menjadi jalur pembelajaran khusus yang disesuaikan dengan perkembangan industri dan kebutuhan era digital.
Yudi mengatakan penguatan bisnis digital diperlukan agar lulusan mampu beradaptasi dengan perubahan dunia usaha. Sementara penguatan kompetensi perkoperasian diarahkan untuk memenuhi kebutuhan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan profesional di lingkungan gerakan koperasi.
Dari sisi penerimaan mahasiswa baru, kampus melihat peluang melalui program Satu Koperasi Satu Talenta Unggul.
Berdasarkan inventarisasi awal, program tersebut berpotensi menjangkau sekitar 840 calon mahasiswa.Jumlah tersebut berpeluang meningkatkan penerimaan mahasiswa baru hingga mendekati dua kali lipat dibandingkan kondisi saat ini yang berada di kisaran 500 mahasiswa per tahun.
Yudi juga akan memperkuat kolaborasi dengan alumni dan mitra strategis, terutama koperasi-koperasi besar yang membutuhkan tenaga kerja dengan kompetensi sesuai kebutuhan.
“Kami ingin mahasiswa yang datang ke IKOPIN benar-benar menjadi sumber daya manusia unggul di bidang koperasi. Karena itu, kolaborasi dengan alumni dan gerakan koperasi harus terus diperkuat,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Koperasi (YPK), Moch. Taufik, mengatakan program Satu Koperasi Satu Talenta Unggul dapat memperkuat hubungan antara IKOPIN University dan gerakan koperasi.
Menurut Taufik, pembaruan sistem pendidikan perlu berjalan beriringan dengan pengembangan lembaga sertifikasi profesi. Sertifikasi tersebut diharapkan memberikan pengakuan terhadap kompetensi lulusan ketika memasuki dunia kerja.
Pihak yayasan, kata dia, tengah menyiapkan pengembangan LSP, baik skema P1 maupun P3, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kontribusi IKOPIN University dalam memenuhi kebutuhan sumber daya manusia di sektor perkoperasian.
Melalui pembaruan kurikulum, sertifikasi kompetensi, digitalisasi layanan akademik, serta penguatan kemitraan, IKOPIN University menargetkan peningkatan kualitas lulusan sekaligus memperkuat perannya dalam menyiapkan tenaga profesional bagi gerakan koperasi di Indonesia.**







