DaerahNasionalPeristiwa

Hari Keempat Evakuasi Longsor Sumedang, Pergerakan Tanah Masih Terus Terjadi

Amankan Area Longsor, Polres Sumedang Terjunkan 250 Personel

FAJARNUSANTARA.COM, SUMEDANG – Kapolres Sumedang, AKBP Eko Prasetyo Robbyanto tak ingin ada lagi regu penyelamat yang menjadi korban longsor di Dusun Bojong Kondang Desa Cihanjuang Kecamatan Cimanggung saat melakukan evakuasi.

Dimana hingga hari keempat pencarian korban tertimbun longsor, pergerakan tanah masih terus terjadi. Maka dari itu, Kapolres Sumedang terus meminta update curah hujan dari BMKG guna menghindari adanya longsor susulan.

Baca Juga :  Menyalahgunakan Narkotika Jenis Shabu. YS, AL Diamankan, Sementara CS Masih Buron

“Bila curah hujan diatas 100 milimeter, kemungkinan tanah itu turun lagi akan ada. Sehingga proses evakuasi harus dihentikan ketika hujan deras itu berlangsung,” kata kapolres di lokasi evakuasi korban longsor, Selasa (12/1/2021).

Baca Juga :  Karena Amblas, Jalan Penghubung Desa Cimarias dan Desa Cinanggerang Kecamatan Pamulihan Nyaris Terputus

Terkait tenggang waktu pencarian jenazah korban longsor, pihaknya masih menunggu petunjuk dari commander crisis, dalam hal ini Sekretaris Daerah Sumedang.

“Selama waktu itu, kami akan terus lakukan upaya maksimal,” sebutnya.

Dalam proses evakuasi korban longsor, Polres Sumedang, kata AKBP Eko Prasetyo, menerjunkan 250 personel. Dalam hal ini, pihaknya lebih fokus pada pengamanan area longsor, agar terhindar dari pihak yang tidak berkepentingan yang masuk lokasi evakuasi.

Baca Juga :  Antisipasi Adanya Perang Sarung antar Pemuda, Polsek Jatinangor Laksanakan Patroli Gabungan

“Karena tanah terus bergerak, jangan sampai jadi korban. Sekaligus hari ini kami mengerahkan tim K-9 atau anjing pelacak untuk melakukan evakuasi pencarian jenazah,” tuturnya. (**)

Selengkapnya
Back to top button