DaerahPemerintahanPolitik

DPRD Jabar Desak Sertifikasi, Arena Pacuan Kuda Cibogo Segera Dibangun

FAJARNUSANTARA.COM- Pembangunan arena pacuan kuda Cibogo di Desa Raharja, Kecamatan Tanjungsari, Sumedang, yang direncanakan sebagai lokasi relokasi dari Arcamani, masih menghadapi kendala meskipun lahan sudah dibebaskan sejak 2016.

Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono, dalam kunjungannya ke lokasi tersebut menekankan pentingnya pemanfaatan aset milik pemerintah provinsi secara optimal.

“Kami ingin memastikan lahan-lahan atau aset program Pemprov benar-benar bisa dimanfaatkan, apalagi jika sudah sesuai perencanaan. Hari ini kami mengecek statusnya, termasuk proses administrasi di Badan Pertanahan Nasional (BPN),” ujar Ono, yang juga menjabat sebagai Ketua Pordasi Jabar.

Lahan seluas lebih dari 20 hektare itu dinilai memiliki potensi besar untuk dijadikan arena pacuan kuda yang representatif.

Faktor kultur, kontur, dan cuaca dinilai sangat mendukung, terlebih keberadaan Tol Cisumdawu semakin memperkuat kelayakan lokasi karena memudahkan mobilisasi kuda dan perlengkapannya menggunakan kendaraan besar.

Baca Juga :  Penataan Kabel Internet Dimulai, APJATEL dan Pemkab Sumedang Teken MoU

Meski sarana dan prasarana masih terbatas, berbagai event tetap rutin digelar setiap tahun.

“Kami tetap mengadakan event tahunan seperti peringatan Hari Kemerdekaan, Piala Pangdam III Siliwangi, dan kejuaraan Pordasi. Dengan fasilitas yang masih seadanya saja sudah sangat meriah, apalagi jika dilakukan penataan, terutama di lintasan pacuan,” jelasnya.

Ono menegaskan bahwa pihaknya akan mendorong proyek ini masuk dalam prioritas pembangunan daerah.

“Kami akan melihat apakah anggaran memungkinkan. Jika bisa, kami dorong agar arena pacuan kuda Cibogo ini segera ditata mulai tahun depan,” tambahnya.

Selain sebagai arena pacuan kuda, lahan ini juga berpotensi dikembangkan sebagai pusat olahraga terpadu.

“Tidak hanya untuk pacuan kuda, bisa juga digunakan untuk motocross atau cabang olahraga lainnya. Jadi, kawasan 20 hektare ini bisa dimanfaatkan lebih luas,” kata Ono.

Ia menekankan bahwa pembangunan ini penting tidak hanya bagi olahraga, tetapi juga untuk pengembangan pariwisata dan budaya Jawa Barat.

Baca Juga :  Wagub Jabar: HJS ke-448 Harus Jadi Penguatan Tata Kelola dan Komitmen Pembangunan Berkelanjutan

“Pacuan kuda bukan hanya olahraga untuk kalangan menengah ke atas. Saat ada event, banyak masyarakat yang datang sebagai penonton, sehingga bisa menggerakkan ekonomi lokal. Selain itu, kuda juga bagian dari budaya Sunda, seperti Kuda Renggong di Sumedang dan Majalengka,” ungkapnya.

Ono menyebut bahwa dirinya akan berdiskusi dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, untuk memastikan efisiensi anggaran dan prioritas pembangunan.

“Selain infrastruktur, pendidikan juga jadi perhatian. Masih banyak siswa yang ijazahnya tertahan karena masalah biaya. Pemerintah harus ikut membantu,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jawa Barat, Gilang, menyambut baik kunjungan Wakil Ketua DPRD Jabar ke lahan pacuan kuda di Sumedang. Ia menegaskan bahwa langkah utama yang saat ini menjadi fokus pemerintah adalah proses sertifikasi lahan yang ditangani oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

Baca Juga :  Bupati Sumedang Pimpin Aksi Bersih Alun-alun Jelang Ramadan 1447 H

“Kami mengucapkan terima kasih atas kedatangan DPRD Jabar. Sejak pertama kali saya berkunjung ke sini pada 2023, kondisinya memang masih seperti ini. Mudah-mudahan dengan kunjungan ini, progresnya bisa terlihat lebih jelas di tahun-tahun mendatang,” ujar Gilang.

Menurutnya, sertifikasi lahan menjadi langkah krusial sebelum pembangunan fasilitas seperti stadion, tribun, dan lintasan pacuan kuda dapat direalisasikan.

“Kalau sertifikasi sudah selesai, maka program-program pembangunan yang direncanakan bisa berjalan dengan baik dan lancar,” tambahnya.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat berkomitmen mengoptimalkan pemanfaatan aset daerah agar dapat digunakan secara maksimal sesuai rencana awal.

“Dengan adanya sertifikasi, diharapkan proyek pengembangan arena pacuan kuda ini bisa segera dieksekusi, sehingga fasilitas olahraga dan pariwisata di kawasan ini semakin berkembang,” tandasnya.**

Enceng Syarif Hidayat

Enceng Syarif Hidayat adalah seorang jurnalis yang aktif liputan di Sumedang, Jawa Barat. Enceng mengawali karirnya di dunia jurnalistik dimedia lokal online Sumedang. Liputan utamanya di wilayah Barat Sumedang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
PETIR800 LOGIN PETIR800