Pemerintahan

Dandim 0610/Sumedang : Insan Media Harus Dirangkul Jangan Dijauhi

Komandan Distrik Militer 0610/Sumedang, Letkol Infanteri Hendrix Fahlevi, yang pernah bertugas di Dinas Penerangan Angkatan Darat (Dispenad) mengundang para insan media ke markasnya untuk bersilaturahmi, Jum’at (16/9).

Bertempat di Gedung Juang Apet, Hendrik bercerita kalau dirinya dulu pernah bertugas di (Dispenad).

“Jadi saya setidaknya faham ilmu Jurnalistik, dulu yang pegang website dan sosmed TNI AD itu saya,” tuturnya saat memberikan sambutan.

Menurut pria kelahiran Sumedang ini, wartawan harus dirangkul, jangan dijauhi. Harus mampu bersinergi dengan awak media, untuk itu diawal ia menjabat yang baru sebulan ini langsung mengumpulkan para awak media.

Baca Juga :  Musibah Terjadi Menimpa Desa Genteng, Dua Rumah Rusak Tertimpa Ratusan Pohon Bambu

Dalam sambutannya, ia memaparkan terkait kondisi pemberitaan di Sumedang. Dengan berbekal ilmu yang pernah ia terapkan saat di Dispenad, ia mampu menganalisa segala bentuk pemberitaan di Kabupaten Sumedang.

“Dengan sebuah aplikasi kita mampu meng-Grabing pemberitaan di Kabupaten Sumedang,” katanya.

Terbukti, saat pemaparan, ia mampu menjelaskan terkait isu apa saja yang saat ini menjadi topik pemberitaan di Sumedang.

Baca Juga :  TK-Kartika XIX Kodim 0610/Sumedang di Perkenalkan Terhadap Lingkungan

“Saat ini isu yang sedang ramai adalah soal macan kumbang di Cimanggung kemudian yang kedua soal demo kenaikan harga BBM,” paparnya.

Ia juga mampu menganalisa media apa saja yang sering memberitakan terkait kegiatan Kodim 0610/Sumedang. Bahkan nama medianya dan jumlah pemberitaannya semua bisa diketahui dan dianalisa.

Ketua Ikatan Wartawan Online Sumedang, Maman Koswara, menyambut baik silaturahmi ini. Menurutnya, langkah pertama yang dilakukan Dandim merangkul awak media sudah tepat.

Baca Juga :  Lantunan Ayat Suci Al-Qur'an Sertu Madsufi Hipnotis Warga Cilembu

“Kami berharap, selain ada rilis dari Kodim, tapi kita juga dari awak media untuk bisa diajak ketika ada kegiatan Kodim dilapangan,” katanya.

Karena menurutnya, kalau wartawan langsung yang terjun kelapangan, bisa memberitakan dari sudut pandang yang beragam.

“Kalau rilis kan semua pasti sama, nah kalau wartawan yang terjun langsung nanti pemberitaan nya dari sudut pandang yang berbeda, beragam,” kata pemilik media inisumedang.com ini.

Selengkapnya

Redaksi Fajar Nusantara

Fajar Nusantara merupakan media online yang terbit sejak tanggal 17 April 2020 di bawah naungan badan hukum PT. Fajar Nusantara Online (FNO). PT. FNO telah memiliki badan hukum resmi tercatat di Negara dan memiliki ijin berusaha sebagaimana mestinya sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button