FAJARNUSANTARA.COM- Bhayangkari Polres Sumedang bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sumedang menggelar bakti sosial di Kecamatan Jatinangor. Selasa 11 Maret 2025.
Kegiatan ini mencakup pembagian takjil gratis serta kunjungan ke rumah warga yang membutuhkan bantuan, termasuk Imas Kurnaeti, seorang ibu lima anak asal Desa Sayang yang tengah berjuang melawan kanker serviks.
Kondisi Imas sangat memprihatinkan. Ia harus berjuang seorang diri setelah ditinggalkan suaminya. Selama ini, ia mengandalkan iuran dari warga untuk membayar transportasi ke rumah sakit di Bandung guna menjalani pengobatan.
Ketua Baznas Sumedang, Ayi Subhan Hafas, menegaskan pihaknya akan mengambil langkah konkret untuk membantu Imas.
“Alhamdulillah, berkat bantuan Bhayangkari, ke depan Baznas akan membantu memfasilitasi pengobatan rutin ke RS Hasan Sadikin dengan mengirimkan ambulans. Selain itu, anak-anaknya pun akan menjadi perhatian kami,” ujar Ayi Subhan Hafas saat ditemui di lokasi, Senin (11/3).
Tak hanya itu, Baznas juga berencana memberikan bantuan modal usaha kepada anak sulung Imas yang bersedia berdagang untuk menopang perekonomian keluarga.
Dari lima anaknya, hanya satu yang bekerja, sementara dua lainnya menganggur dan dua masih bersekolah. Demi memastikan mereka tetap bersekolah, Baznas akan mengupayakan bantuan pendidikan.
Dalam kesempatan itu, Bhayangkari dan Baznas menyerahkan bantuan kursi roda. Namun, setelah berdiskusi dengan keluarga, diketahui bahwa yang lebih dibutuhkan adalah hospital bed dan kepastian akses pengobatan rutin.
“Kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk segera mengintervensi dan menyelesaikan permasalahan yang dihadapi Ibu Imas dan keluarganya. Yang paling utama adalah kebutuhan dasar mereka, karena hidup dalam kondisi yang sangat miris setelah ditinggalkan suaminya,” tambah Ayi.
Ketua Bhayangkari Kabupaten Sumedang, Ny. Lidia Dwi Joko Harsono, mengatakan bahwa Kegiatan ini berlangsung di beberapa titik di Sumedang dan melibatkan Bhayangkari, Baznas, serta beberapa anggota DPRD.
“Kegiatan hari ini Alhamdulillah berjalan lancar. Kami membagikan takjil sebanyak 200 paket, lengkap dengan minuman dan kue-kue. Setelah itu, kami mengunjungi beberapa warga yang membutuhkan bantuan,” ujar Ny. Lidia di sela-sela kegiatan.
Salah satu penerima bantuan adalah seorang ibu penderita kanker serviks yang kondisinya sangat memprihatinkan.
“Beliau belum mendapatkan pengobatan karena masih harus antre. Alhamdulillah, tadi kami bersama Baznas memberikan kursi roda, dan besok akan ada tambahan tempat tidur seperti yang digunakan di rumah sakit. Saat nanti beliau berobat ke rumah sakit umum, Insya Allah kami siapkan fasilitas ambulans,” tambahnya.
Selain itu, Bhayangkari juga mengunjungi seorang lansia tunanetra berusia 80 tahun yang mengalami stroke.
“Kami sudah menyerahkan bantuan awal dan akan menambahkannya dengan kursi roda dari Baznas,” ungkap Ny. Lidia.
Kegiatan kemudian dilanjutkan ke Cibesi, di mana Bhayangkari mendukung UMKM lokal dalam acara buka puasa bersama.
“UMKM di sini luar biasa, sangat berpotensi meningkatkan perekonomian warga. Kami juga mengadakan santunan untuk anak yatim dan panti jompo,” katanya.
Menurut Ny. Lidia, kegiatan ini akan terus berlanjut ke desa-desa lain di Kabupaten Sumedang.
“Target kami 26 kecamatan. Kalau tidak selesai di bulan Ramadan, Insya Allah akan kami lanjutkan setelahnya,” ujarnya.
Kegiatan ini turut mendapat dukungan dari beberapa anggota DPRD Dapil 5 Sumedang.
“Kami berkolaborasi dengan anggota dewan, termasuk Ibu Cucu dan Bapak Asep Kurnia. Alhamdulillah, dengan kerja sama ini, bantuan yang kami salurkan bisa menjangkau lebih banyak warga,” pungkasnya.**







