DaerahPeristiwa

Bayi Ditemukan di Dalam Kardus di Sumedang, Warga Heboh

FAJARNUSANTARA.COM – Penemuan bayi laki-laki di dalam kardus di Dusun Sembir, Desa Gunasari, Kecamatan Sumedang Selatan, menghebohkan warga setempat pada Sabtu (4/1) malam.

Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi tali pusar masih utuh dan segera mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Umar Wirahadikusumah.

Video penemuan bayi ini pertama kali beredar di grup WhatsApp warga dengan durasi 35 detik. Dalam video tersebut, terlihat seorang ibu menggendong bayi yang ditemukan di sebuah kebun dekat permukiman warga.

Baca Juga :  Bupati Sumedang Dony: HPN Harus Berdampak, Bukan Seremoni

“Ai suganteh careh, ai pek teh orok. Candak ka bidan,” ucap seorang warga dalam video, yang berarti, “Kirain musang, ternyata bayi. Bawa saja ke bidan.”

Video lainnya berdurasi 18 detik memperlihatkan bayi itu sudah berada di sebuah ruangan. Bayi yang dibungkus kain gorden merah tersebut diduga baru saja dilahirkan karena tali pusarnya belum terpotong.

Baca Juga :  DPRD Sumedang Awasi Pelaksanaan Perda Ketertiban di Jatinangor, Soroti Parkir Bus di Cipacing

Bidan desa setempat, Ai Yayah, yang pertama kali menerima bayi tersebut, membenarkan kejadian itu.

“Iya, sehat, posisinya sudah di RSUD,” ujar Ai singkat melalui pesan WhatsApp kepada fajarnusantara.com.

Menurut Humas RSUD Umar Wirahadikusumah, Rudianto, bayi laki-laki tersebut tiba di rumah sakit sekitar pukul 19.00 WIB.

Baca Juga :  Penataan Kabel Internet Dimulai, APJATEL dan Pemkab Sumedang Teken MoU

“Bayi ditemukan di Dusun Sembir RT 04/RW 09 oleh warga dan dibawa ke rumah sakit oleh bidan desa. Secara garis besar, kondisi bayi sehat. Saat ini, sedang dalam penanganan di IGD lantai dua,” jelasnya.***

Enceng Syarif Hidayat

Enceng Syarif Hidayat adalah seorang jurnalis yang aktif liputan di Sumedang, Jawa Barat. Enceng mengawali karirnya di dunia jurnalistik dimedia lokal online Sumedang. Liputan utamanya di wilayah Barat Sumedang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
PETIR800 LOGIN PETIR800