
FAJARNUSANTARA.COM, SUMEDANG –Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Rohana menyebutkan bahwa pendapatan wajib pajak triwulan kedua bulan kedua belum mencapai target diangka 28 persen.
“Pendapatan pajak kita ditriwulan ketiga, mencapai 40 persen, jadi untuk mengejar target kita perlu 12 persen lagi,” kata Rohana dihotel Puri Khatulistiwa. Selasa (07/06/2022).
Rohana mengaku target keseluruhan pendapatan pajak yakni 273 Milyar, dan sekarang baru mencapai 77 Milyar, jadi BRI 28 persen, tapi jika dilihat dari rincian ada beberapa target pendapatan dari pajak yang sudah melampaui target seperti dari PPj dan parkir sudah melebihi target triwulan ketiga.
“Yang paling kecil yakni dari PBB, karena PBB baru kita sampaikan di akhir Maret, dan itu kendala bagi kita sampai sekarang baru mencapai 13 persen kurang lebih di bawah 15 persen. Dan ini seharusnya menjadi bahan bagi para Camat untuk melakukan langkah langkah dalam rangka penerimaan PBB dan BPHTB,” katanya.
Ia menghimbau bagi warga yang belum mendapatkan atau menerima SPPT segera hubungi para kolektor karena sudah menyampaikan sampai ke tingkat desa.
“Pajak di sektor pariwisata Alhamdulillah dari tiga sektor hiburan, hoter dan restoran pada tahun 2021 ada peningkatan lebih, terutama di tempat hiburan setelah dibuka tempat hiburan,” kata ia.
Namun, lanjut ia, saat ini sedang mendata yang berkaitan dengan lokasi wisata yang ada lingkaran Waduk Jatigede sedang dalam pendataan, yang nantinya apakah masuk dalam katagori wajib pajak atau tidak.
“Saat ini kita sedang dongkrak peningkatan wajib pajak yakni dari sektor Intensifikasi berupa pendataan terutama PBB, Individual dan pendataan perumahan perumahan yang ada di kabupaten Sumedang,” ujarnya.
Menurutny, pihaknya mulai eklusif adalah pendataan pajak Jalan tol l, karena itu sangat berpotensi menambah pendapatan daerah karena seksi tol Cisumdawu 1 sudah mulai di buka dengan harapan tahun sekarang bisaditetapkan SPPT nya supaya bisa ditagih
“Untuk kegiatan yang lainya yakni kami menurunkan tim monitoring, di setiap kegiatan even baik tingkat kabupaten maupun Provinsi dan Nasional yang dilakukan di hotel dan restoran,” tandasnya. (ESH)







