Pemerintahan

Apel Siaga Tim Pendamping Keluarga Sumedang Dihadiri Wakil Bupati, Dilaksanakan Serentak Secara Nasional

Pemerintahan Kabupaten Sumedang melalui Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak, menyelenggarakan Apel Siaga Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang dilaksanakan di Pendopo IPP, Kamis (12/5).

Kegiatan yang juga dilaksanakan serentak ini di ikuti 514 Kabupaten/Kota Se-Indonesia secara daring melalui Youtube Channel @bkkbnofficial pada Pukul 09.00 WIB – selesai.

Wabup Sumedang mendampingi Kepala Dinas DPPKBP3A Sumedang saat acara Apel Siaga Tim Penggerak Keluarga Sumedang
Wabup Sumedang mendampingi Kepala Dinas DPPKBP3A Sumedang saat acara Apel Siaga Tim Pendamping Keluarga Sumedang. (Foto:Humas Pemda Sumedang) 

Wakil Bupati Sumedang, Erwan Setiawan, yang menghadiri langsung kegiatan tersebut memberikan arahan. Ia mengatakan Apel Siaga TPK dimaksudkan untuk menumbuhkan semangat gerakan secara masif dalam percepatan penurunan stunting dalam melakukan pendampingan terhadap keluarga beresiko stunting oleh Tim Pendamping Keluarga yang telah dibentuk di tingkat Desa/kelurahan, bersama-sama dengan tenaga lini lapangan, masyarakat secara luas, sehingga upaya percepatan penurunan stunting dapat mencapai target yang disasar.

Baca Juga :  Bazar Ramadan Dapat Meningkatkan Perekonomian Pelaku UMKM di Sumedang

“Kegiatan yang dilaksanakan secara serentak di seluruh pendopo Kabupaten/Kota ini diharapkan menjadi titik awal pelaksanaan pendampingan oleh Tim Pendamping Keluarga (TPK) kepada sasaran,” ungkapnya.

Menurut Wabup, kegiatan ini selaras dengan Visi Sumedang Simpati, Pemkab Sumedang melakukan berbagai akselerasi pembangunan dalam upaya menyelesaikan masalah-masalah yang terjadi di masyarakat salah satunya stunting.

Baca Juga :  Erwan Gabung di HPK 1957, Asep Sugian Apresiasi dan Bangga

“Dalam pelaksanaan pendampingan keluarga beresiko stunting, diperlukan kolaborasi di tingkat lapangan yang terdiri dari bidan, kader TP PKK, dan kader keluarga berencana,” ujarnya.

Wabup mengungkapkan untuk mencapai pembangunan SDM yang berkualitas, dinamis, terampil serta menguasai IPTEK, stunting menjadi salah satu permasalahan yang menjadi prioritas diselesaikan dalam kerja lima tahun.

Baca Juga :  Juara Lomba Penyuluh KB Inspiratif Dapat Penghargaan Bupati Sumedang

“Ini tentu perlu mendapat dukungan komitmen kepemimpinan dan Visi pemerintah serta mendorong pilar strategi nasional lainnya dalam percepatan penurunan stunting” tuturnya.

Ditambahkan Wabup, salah satu pembaruan strategi percepatan penurunan stunting adalah dengan pendekatan keluarga melalui pendampingan keluarga beresiko stunting untuk mencapai target sasaran.

“Target sasaran yang dimaksud adalah celon pengantin pasangan usia subur, ibu hamil dan menyusui sampai dengan pasca salin, dan anak usia 0-59 bulan,” pungkasnya.

Selengkapnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button