120 Atlet Dunia Adu Aksi di West Java Paragliding Championship, Dibuka Ronggeng Sadunya
FAJARNUSANTARA.COM- Tari kolosal Ronggeng Sadunya membuka gelaran West Java Paragliding Championship 2025 di Sumedang, Sabtu, 20 September 2025. Sebanyak 120 atlet paralayang dari delapan negara akan menghiasi langit Sumedang selama kompetisi berlangsung.
Acara dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, H. Erwan Setiawan, didampingi Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman, disambut tarian Kolosal Ronggeng Sadunya. Minggu 21 September 2025.
Dalam sambutannya, Erwan menekankan pentingnya sport tourism sebagai motor penggerak pariwisata Jawa Barat.
“Saya berharap Sumedang jadi pionir pengembangan wisata di Jabar dengan berbagai sektor pendukung lainnya, seperti sektor ekonomi kreatif,” kata Erwan.
Ia juga menambahkan, ajang paralayang ini diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet baru yang akan mewakili Jawa Barat di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON).
Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, menyebut kepercayaan Pemerintah Provinsi Jawa Barat menjadi landasan terselenggaranya kejuaraan ini.
“Pak Wagub, Ibu Sesmen, dan Pak Sekda, kami rangkaikan ini dengan Festival Pesona Jatigede. Agenda pertama adalah peresmian Jalan Lingkar Utara Jatigede,” kata Dony di halaman Pusat Pemerintahan Sumedang.
Menurutnya, rangkaian acara lain seperti Tari Umbul dengan seribu penari, Jatigede Lakeside Run 10K yang diikuti 4.000 peserta, serta fun walk yang melibatkan 2.000 lebih warga menjadi daya tarik tambahan.
“Hari ini adalah pembukaan West Java Paragliding Championship,” ujarnya.
Dony menegaskan, kegiatan sport tourism di Sumedang bukan sekadar hiburan, melainkan sarana meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Insya Allah menciptakan lapangan pekerjaan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Itulah tujuan pemerintah. Termasuk melalui kegiatan ini,” tutur Dony.
Ia juga mengapresiasi kolaborasi pemerintah daerah, sponsor, dan panitia.
“Sumedang harus siap beradaptasi dengan arah zaman. Paralayang di Bumi Sumedang ini menyatukan bangsa tanpa batas, menghadirkan persaudaraan,” katanya.







