DaerahSosial

Viral Cianjur tolak Bantuan Pakaian, Pimpinan Ponpes Al-Kautsar Bilang Begini ?

FAJAR NUSANTARA.COM.-CIANJUR,– Bencana gempa bumi di Kabupaten Canjur telah memakan ratusan korban jiwa serta ribuan penduduk terpaksa mengungsi. Sejumlah relawan dan bantuan pun terus mengalir untuk mengurangi penderitaan korban akibat adanya bencana tersebut.

Namun akhir-akhir ini, beredar informasi yang menyatakan bahwa bantuan pakaian layak pakai, sebaiknya tidak lagi dikirimkan, dan bahkan ditolak, karena hanya menjadi sampah yang justru semakin merepotkan para korban.

Menanggapi fenomena tersebut, Ketua Umum Majelis Dzikir dan Shalawat (MAZOLAT) Pilar Jagat, K.H. Fawaid Abdul Kuddus, yang sekaligus juga merupakan salah seorang pimpinan di Pondok Pesantren Al-Kautsar, Cipaku Kab. Cianjur, menyampaikan pendapatnya terkait penerimaan bantuan pakaian layak pakai.

Menurutnya, tidak perlu ada penolakan terhadap bantuan kemanusiaan. Pihaknya di Posko Ponpes Al-Kautsar memilih untuk melakukan manajemen logistik posko yang lebih baik ketimbang harus menolak bantuan kemanusiaan.

Baca Juga :  Bupati Sumedang, SPBE dan e-government untuk Permudah Urusan Masyarakat

Pendapat tersebut disampaikan kiai yang akrab disebut A Fawa ini kepada wartawan, di sela-sela giat Stress Relieve Activity yang merupakan bagian dari Upaya Trauma Healing untuk Korban Gempa Cianjur di wilayah sekitar Ponpes Al-Kautsar dan 14 titik lainnya di Kab. Cianjur, Kamis (1/12/22).

“Pertama-tama, kami ingin menyampaikan rasa terimakasih pada saudara kami, Rakeyan Nuswajati Bezie Galih Manggala, yang bersama Abah Soma Suparsa dan sahabat-sahabat dari Sumedang Community, Nuswantara Muda, Forum UMKM Nuswantara (FUN),

“Selain itu ada juga LAZ Lidzikri, PADI, Indonesia Disaster Adaptive, BKPRMI, UIN Sunan Gunung Djati dan juga Bingkai, telah mengirimkan bantuan hari sabtu lalu, dan kamis ini mengirim 150 orang relawan untuk mengurangi tekanan dan penumpukan beban emosional yang dirasakan oleh Korban-korban bencana di Cianjur ini.” Tutur Fawa.

“Pada kesempatan ini, kami juga memaksimalkan momentum silaturahmi di tengah-tengah suasana bencana, untuk membahas terkait anacaman-ancaman bencana alam yang terus mengincar Bangsa Indonesia, khususnya masyarakat Jawa Barat akhir-akhir ini.” Ungkap Fawa.

Baca Juga :  Wabup Sumedang, JSS 2022 Langkah Menuju Jabar Zero Stunting 2023

Fawa menjelaskan, bahwa dirinya dan Rakeyan, serta dr. Ahmad Nurhadi dari Lidzikri, tengah mempersiapkan upaya penanggulangan dan Adaptasi Bencana yang akan dilaksanakan oleh para pemuda dari golongan pesantren, remaja masjid, masyarakat adat dan mitra komunitas dari seluruh Jawa Barat.

“Kami belajar banyak dari bencana Cianjur ini, tidak pernah terbayangkan sebelumnya akan terjadi gempa bumi yang begitu dahsyat. Pasca Gempa, kami langsung mendirikan Posko bantuan, dan memanggil ahli terbaik untuk menerapkan manajemen bantuan logistik yang rapi. Karena bantuan ini kan amanah ya, harus dikelola dengan benar agar sampai ke tangan korban secara cepat, tepat, dan efektif.” Tutur Fawa.

Baca Juga :  Wabup Sumedang Erwan Setiawan Ingatkan OPD Fokus Tuntaskan Program Prioritas di Tahun 2023

Fawa mengungkapkan, bahwa dengan manajemen logistik yang baik, poskonya hari ini sudah menyalurkan bantuan bukan hanya ke wilayah sekitar ponpes saja, tetapi juga ke puluhan titik di Kabupaten Cianjur.

“Alhamdulillah kami salurkan bantuan ke pelosok-pelosok, bahkan hingga ke kota pun banyak yang menerima barang-barang tertentu dari posko ini. Semua permohonan bantuan kami proses, periksa, alokasikan, dan bagikan sesuai dengan kebutuhan dan ketersediaan stok di dalam posko.

Dalam prosesnya, kamu selalu mengedepankan prinsip-prinsip dalam manajemen logistik bencana, bahkan hingga menggunakan aplikasi inventory untuk menjaga agar amanat-amanat ini sampai dengan sempurna.” Tutur Fawa.

“Bahkan bantuan Pakaian Layak Pakai yang sedang menjadi polemik pun kami terima, kami sortir, kami klasifikasikan pakaian dewasa, anak-anak, pria dan wanita, serta klasifikasi ukuran untuk kemudian disalurkan kembali sesuai dengan kebutuhan.” Pungkasnya.**

Selengkapnya

Enceng Syarif Hidayat

Enceng Syarif Hidayat adalah seorang jurnalis yang aktif liputan di Sumedang, Jawa Barat. Enceng mengawali karirnya di dunia jurnalistik dimedia lokal online Sumedang. Saat ini aktif di organisasi profesi wartawan Forum Komunikasi Wartawan Sumedang (Forkowas). Liputan utamanya di wilayah Barat Sumedang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button