Sumedang Jajaki Kolaborasi dengan PT Perisai Semesta untuk Olah Limbah Rumah Sakit

FAJARNUSANTARA.COM- Pemerintah Kabupaten Sumedang membuka peluang kolaborasi dengan PT Perisai Semesta Nusantara dalam pengolahan limbah rumah sakit menggunakan teknologi plasma.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sistem pengelolaan lingkungan berkelanjutan sekaligus meningkatkan mutu layanan kesehatan.
Penjajakan kerja sama itu berlangsung dalam audiensi di Ruang Rapat Wakil Bupati Sumedang, Pusat Pemerintahan Sumedang, Rabu, 14 Mei 2025. Kegiatan ini mempertemukan jajaran pemerintah daerah dengan manajemen PT Perisai Semesta Nusantara.
Direktur Utama PT Perisai Semesta Nusantara, Angga, memaparkan bahwa teknologi plasma yang ditawarkan perusahaannya telah digunakan di berbagai negara maju untuk mengurai limbah padat, cair, maupun gas.
“Teknologi ini mampu menguraikan limbah hingga tingkat molekuler menuju zero waste solution,” kata Angga dalam paparannya.
Ia menjelaskan, teknologi Baruna Plasma Tech mencakup proses aerasi, filter media, plasma treatment, hingga reverse osmosis.
Menurut Angga, teknologi tersebut tidak hanya menghasilkan air limbah yang aman untuk dibuang, tetapi juga dapat diolah menjadi air layak minum.
“Kami telah melakukan berbagai uji coba dan hasilnya aman untuk dikonsumsi,” ujarnya.
Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Aldila, menyambut baik wacana kolaborasi tersebut dan menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif ramah lingkungan itu.
“Kami sedang menjajaki kerja sama agar limbah rumah sakit bisa diolah menjadi air bersih atau bahkan air minum. Ini adalah lompatan besar dalam pengelolaan limbah berbasis teknologi ramah lingkungan,” kata Fajar.
Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah akan memperkuat pengawasan terhadap pengelolaan limbah medis di seluruh fasilitas kesehatan.
“Kami ingin memastikan bahwa pengelolaan limbah di fasilitas kesehatan berjalan optimal dan tidak menimbulkan potensi bencana lingkungan di masa depan,” ujarnya.
Audiensi tersebut juga dihadiri oleh Direktur RSUD Sumedang, dr. Enceng, dan Kepala Dinas Sosial Sumedang, Dikdik Sadikin.**







