Olahraga

Sulit Mencetak Atlet Bola Voli Saat ini, Kenapa? Berikut Penjelasannya.

SUMEDANG – Pandemi Covid-19 yang menuntut pemerintah mengeluarkan berbagai kebijakan salah satunya pembatasan aktivitas masyarakat, dikeluhkan sejumlah atlet olahraga khususnya bola voli. Sebab, diyakini memperhambat proses pengembangan prestasi.

Ketua tim Ivo Gelora Baskara Cimanggung Yayat Hidayat mengatakan, sejumlah ivo bola voli yang kerap mendidik anak-anak usia dini untuk jadi atlit bola voli saat ini para atlit sedikit vakum. Sehingga, sulit mengembangkan para atlit bola voli.

“Jenjang karir atlit bola voli di kabupaten Sumedang sangat sulit, selain adanya covid juga entah mengapa, apa kurang konsolidasi atau komunikasi dan sosialisasi,” ucap Ujang Baskara sapaan akrab Yayat Hidayat. Senin (14/02).

Melihat masalah tersebut, kata ia, para atlit bola voli sulit naik ke kasta yang tinggi, banyak atlit bola voli yang sangat berpotensi di Sumedang wilayah barat namun kurang menjadi perhatian.

“Kami foku mendidik anak-anak remaja untuk meningkatkan daya saing dibidang olah raga bola voli, Alhmadulilah GBC sudah banyak meraih prestasi atu kejuaraan di setiap event,” ucapnya.

Ia berharap, ada perhatian khusus bagi para atlit bola voli baik perempuan maupun laki-laki, karena Sumedang itu banyak sekali potensinya.

“Nah, jika saja pada Porprov 2022 bola voli tidak bisa juara, berarti harus ada evaluasi besar-besaran,” tutupnya. (ESH).

Enceng Syarif Hidayat

Enceng Syarif Hidayat adalah seorang jurnalis yang aktif liputan di Sumedang, Jawa Barat. Enceng mengawali karirnya di dunia jurnalistik dimedia lokal online Sumedang. Liputan utamanya di wilayah Barat Sumedang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button