SPPG Gunung Manik Hadir, Makan Bergizi Anak Tanjungsari Terjamin

FAJARNUSANTARA.COM- Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gunung Manik di Kecamatan Tanjungsari, Senin, 28 April 2025.
Fajar mengatakan, pembangunan SPPG ini merupakan bagian dari program nasional yang terinspirasi dari Asta Cinta Presiden Prabowo Subianto, yakni penyediaan makan siang bergizi gratis untuk anak-anak.
“SPPG ini sudah memenuhi standar yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional. Kita diingatkan bahwa aset terbesar Indonesia menuju Emas 2045 adalah anak-anak kita,” ujar Fajar dalam sambutannya.
Ia menekankan pentingnya pemenuhan asupan gizi dan protein bagi siswa. Selain itu, Fajar berharap keberadaan SPPG Gunung Manik dapat menghidupkan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) lokal melalui penyediaan bahan pangan.
Fajar juga mengingatkan kepala SPPG untuk mematuhi protokol kesehatan, terutama dalam pengelolaan tenaga kerja. Ia menyoroti pentingnya menjaga kesehatan para juru masak dan pegawai yang bertugas mengolah makanan dari tengah malam hingga pagi hari.
“Mereka bekerja dari jam 12 malam sampai jam 8 pagi. Karena itu, harus diperhatikan pemberian vitamin, suplemen, serta rutin cek kesehatan,” katanya.
Saat ini, Sumedang telah mengoperasikan 10 gedung SPPG baru, meskipun Fajar mengakui belum semua unit sepenuhnya siap.
Dalam kesempatan yang sama, anggota DPRD Kabupaten Sumedang dari Fraksi PPP, Rita Oktaviana, turut mengapresiasi hadirnya SPPG di Desa Gunung Manik. Ia menyebut kehadiran SPPG ini sebagai kabar baik bagi pemenuhan gizi anak-anak di Kecamatan Tanjungsari.
“Kami sudah mengecek standar bangunan dan makanannya. Semuanya sudah sesuai dengan standar gizi nasional. Semoga pelaksanaannya berjalan lancar dan bisa diperluas ke seluruh kecamatan,” ujar Rita.
Rita mengakui, program makan bergizi gratis belum bisa merata karena ada standar khusus yang harus dipenuhi. Namun, ia berharap ke depan program ini dapat menjangkau seluruh sekolah di Sumedang.
“Ini sejalan dengan keinginan Presiden agar pemenuhan makanan bergizi bisa merata di seluruh sekolah,” katanya.**







