NasionalPolitik

Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, Nurhasan Zaidi Ajak Warga Subang Tingkatkan Kesalehan Pribadi dan Sosial

FAJARNUSANTARA.COM, SUBANG – Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), KH. Nurhasan Zaidi menggelar Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan MPR RI dengan Protap Covid-19, di Aula Café Lampu Satu Kabupaten Subang, Sabtu (13/3/21).

Kepada peserta yang terdiri dari struktur pimpinan pengurus daerah hingga cabang dan perwakilan kader PKS Subang, Anggota MPR dari Fraksi Partai Keadilan Sehajtera (PKS) Daerah Pilihan (Dapil) Jawa Barat IX itu, mengungkapkan pentingnya implementasi 4 Pilar di masyarakat.

Yakni, dengan membangun dan mempertahankan kesholehan pribadi serta sosial dalam berpolitik, bernegara serta bermasyarakat.

“Salahsatu manfaat sosialisasi 4 Pilar ini, untuk menanamkan kembali nilai keshalehan pribadi dan sosial. Bagi kita umat islam, bila pribadi kita saleh dan menerapkan ajaran agama dengan baik, pasti pancasilais,” ungkapnya.

Nurhasan mengingatkan juga, esensi tafsir terhadap sila pertama Pancasila, adalah Tauhidullah. Kemudian sila-sila berikutnya, senafas dengan nilai-nilai Islam yang merupakan rahmat bagi semesta alam.

“Pancasila itu dijiwai oleh piagam Jakarta. Ruhnya adalah mengajak bangsa ini berkeyakinan dan beriman pada Tuhan yang esa, ini Tauhidullah. Dan ummat Islam adalah ummat yang lurus serta pandai bersiasah untuk kemaslahatannya menjadi rahmat bagi sekitarnya,” tutur dia.

Masih dalam kesempatan itu, Nurhasan menjelaskan juga, bahwa doktrin yang digaungkan Pahlawan Nasional HOS Cokro Aminoto, sosok yang telah melahirkan tokoh-tokoh besar bangsa ini, perlu menjadi inspirasi. Maka dari itu, perlu dipegang bersama, yakni ‘Semurni-murni Tauhid, Sepandai-pandai bersiasah, dan setinggi-tinggi Ilmu Pengetahuan’.

“Di sisi inilah kesalehan dan update-nya informasi pengetahuan menjadi pintu kita untuk dekat dan mendekap masyarakat. Nilai Tauhid, rasa kemanusiaan, membina persatuan, berpartisipasi dalam gotong royong serta berkhidmat bagi masyarakat, hingga terwujudnya keadilan dan kesejahteraan. Ini menjadi gerak dan nafas kita dalam langkah implementasi nilai-nilai empat pilar ini,” pungkasnya. (**)

Selengkapnya
Back to top button