DaerahHeadlinePeristiwa

Seorang Pemuda di Cianjur Nekat Potong Kemaluan Hingga Putus

FAJARNUSANTARA.COM, CIANJUR – Kerap mengurung diri di kamar, seorang pemuda di Kecamatan Warungkondang Kabupaten Cianjur Provinsi Jawa Barat, memotong kemaluannya sendiri hingga putus. Peristiwa tak wajar ini, sempat menghobahkan warga sekitar.

Diketahui, pemuda ini berinisial S yang baru berusia 21 tahun. S merupakan warga Kampung Wangun Desa Bunikasih Kecamatan Warungkondang. Pemuda ini, diduga depresi hingga nekat memotong kemaluannya.

Baca Juga :  Update Gempa Cianjur : Korban Tewas Terus Bertambah Menjadi 162 Jiwa

Aksi nekat yang dilakukan S, tidak diketahui keluarganya. Namun begitu, S sempat dirawat di rumah sakit. Hanya saja  karena tidak memiliki biaya, akhirnya dia dibawa pulang.

Menurut keterangan dari Junaedi (29) yang merupakan sepupu korban, beberapa bulan sebelum kejadian, S sering melamun dan mengurung diri. Keluarganya pun sama sekali tak menduga, bila S akan nekat berbuat hal itu.

Baca Juga :  Update Gempa Cianjur : Listrik Padam, Korban Tewas Capai 68 Jiwa

“Tapi ia tidak pernah mengatakan keinginannya,” katanya ketika ditemui di Bunikasih, Kamis (18/2/2021), seperti dikutip dari Tribunnews.com.

Saat ini, S hanya terbaring dengan kondisi tangan diikat. Menurut Junaedi, S sering ngamuk-ngamuk. Namun begitu, S tak mengetahui penyebabnya hingga pemuda ini stres berkepanjangan dan mengurung diri.

“Dia mengalami gangguan jiwa tapi tidak dari lahir,” katanya.

Baca Juga :  Update Gempa Cianjur : Listrik Padam, Korban Tewas Capai 68 Jiwa

Dirinya menjelaskan, saat kejadian, S memang sempat dibawa ke RSUD Cianjur. Saat itu, pihak RSUD merujuk korban untuk dibawa ke RS di Bandung.

“Karena tidak ada biaya untuk sementara korban dibawa pulang ke rumah, saat ini kami pihak pemerintah desa sedang mengupayakan untuk biaya berobat korban di Bandung,” katanya. (**)

Selengkapnya

Redaksi Fajar Nusantara

Fajar Nusantara merupakan media online yang terbit sejak tanggal 17 April 2020 di bawah naungan badan hukum PT. Cyber Media Utama (CMU). PT. CMU telah memiliki badan hukum resmi tercatat di Negara dan memiliki ijin berusaha sebagaimana mestinya sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
Back to top button